Berita

Jenazah-jenazah dibawa ke Kompleks Medis Nasser di Khan Younis oleh Palang Merah setelah diserahkan oleh Israel (Foto: Reuters)

Dunia

Israel Serahkan 30 Jenazah Warga Palestina ke Gaza

SABTU, 01 NOVEMBER 2025 | 07:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Israel kembali menyerahkan 30 jenazah warga Palestina ke Jalur Gaza pada Jumat, 31 Oktober 2025. Penyerahan itu dilakukan di bawah kesepakatan gencatan senjata yang telah disepakati kedua pihak.

Kompleks Medis Nasser di Khan Younis menyebut jenazah-jenazah tersebut tiba melalui Palang Merah setelah diserahkan oleh pihak Israel. Prosedur ini serupa dengan pertukaran sebelumnya antara kedua pihak yang masih berlangsung di tengah situasi rapuh di Gaza.

Dikutip dari AFP, menurut perjanjian gencatan senjata, Israel setuju mengembalikan 15 jenazah warga Palestina untuk setiap sandera Israel yang telah meninggal dan dikembalikan oleh Hamas. Dengan pemulangan terbaru ini, total 225 jenazah warga Palestina telah diterima Gaza.


Sejak kesepakatan gencatan senjata dicapai pada 10 Oktober, Hamas telah memulangkan 20 sandera Israel yang masih hidup, di mana sebagian besar ditangkap dalam serangan 7 Oktober 2023. Namun, Israel menilai proses pemulangan jenazah sandera berlangsung lambat dan menimbulkan kemarahan publik di dalam negeri.

Hamas sejauh ini telah mengembalikan 15 jenazah yang diidentifikasi sebagai sandera Israel, serta dua pekerja asing asal Thailand dan Nepal yang ikut ditawan pada serangan tersebut. Beberapa jasad lainnya belum teridentifikasi dan masih diperiksa oleh pihak Israel.

Otoritas Israel memperkirakan masih ada sekitar 10 jenazah sandera 7 Oktober yang tertahan di Gaza, serta satu orang yang hilang sejak 2014. Dari jumlah itu, sebagian besar adalah warga Israel, sementara dua lainnya berasal dari Tanzania dan Thailand.

Pemerintah Israel kini menuduh Hamas tidak mematuhi perjanjian gencatan senjata, sementara keluarga para sandera menuntut tindakan tegas. Mereka mendesak pemerintah agar meningkatkan tekanan terhadap Hamas untuk mempercepat pemulangan jenazah dan memastikan semua sandera kembali ke Israel.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya