Berita

Pemerhati transportasi Azas Tigor Nainggolan. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Lebih Bermanfaat Whoosh Dilanjutkan hingga Surabaya

SABTU, 01 NOVEMBER 2025 | 04:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Terlepas dari segala kontroversinya, kereta cepat Whoosh akan lebih bermanfaat dilanjutkan hingga Kota Surabaya, Jawa Timur, sesuai rencana awal.

Demikian disampaikan pemerhati transportasi Azas Tigor Nainggolan dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi TvOne, dikutip Sabtu 1 November 2025.

"Whoosh telah menjadi alat transportasi publik massal yang bisa memberi manfaat kepada masyarakat," kata Tigor.


Tigor mengatakan, dari data yang dimilikinya, dalam dua tahun pengoperasian, setidaknya 12 juta orang menggunakan Whoosh untuk perjalanan Jakarta-Bandung maupun sebaliknya.

"Sampai Bandung saja sudah ada 12 juta orang menggunakannya dalam dua tahun. Bagaimana jika Woosh dibangun perpanjangan hingga Surabaya. Tentu berlipat-lipat," kata Tigor.

Tigor melihat Whoosh bermanfaat untuk orang banyak dan menjadi alternatif sebagai alat transportasi publik massal modern yang memudahkan masyarakat melakukan perjalanan.

"Pengalaman tahap pertama biarlah jadi referensi untuk lebih memperbaiki pembangunan berikutnya. Mari putuskan pembangunan Whoosh bukan sekedar kepentingan politik kekuasaan," pungkas Tigor.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya