Berita

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Setpres)

Politik

Sepak Terjang Purbaya Bikin Kejang-kejang Internal Kekuasaan

SABTU, 01 NOVEMBER 2025 | 00:33 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sepak terjang Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang di luar kebiasaan telah membuat kejang-kejang internal kekuasaan.

Demikian pandangan Direktur ABC Riset & Consulting Erizal dikutip dari akun Facebook pribadinya, Sabtu 1 November 2025.

"Yang berasal dari luar kekuasaan justru happy dan mendukung penuh aksi Purbaya," kata Erizal.


Aksi yang dipertontonkan Purbaya, menurut Erizal, sangat cocok dengan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan belum lama ini Prabowo dalam pidatonya dengan lantang mengatakan bahwa tidak boleh ada pemerintah dalam pemerintah, mafia dalam pemerintah, orang pintar yang mengakali pemimpin politik dan rakyat, dan menggunakan sistem untuk mencuri uang rakyat alias milik negara.

"Makanya tidak salah kalau Purbaya mengatakan bahwa apa yang dilakukannya adalah perintah langsung dari Presiden," kata Erizal.

Sebabnya, kata Erizal, Presiden Prabowo saja menyerang terang-terangan orang dalam pemerintahan yang berlagak berada di atas pemerintahan. 

"Bahkan diksi yang dipakai tak tanggung-tanggung, yakni mafia," kata Erizal.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya