Berita

Ilustrasi Bansos

Nusantara

Penerima Bansos Pantas Diblokir Jika Terbukti Main Judol

JUMAT, 31 OKTOBER 2025 | 16:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penyalahgunaan bantuan sosial (Bansos) untuk aktivitas seperti judi online (Judol) maupun pinjaman online (Pinjol) menjadi persoalan serius.

Menurut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani, perlu langkah antisipasi terhadap Judol dan Pinjol ini. Sebab, dampaknya merusak rumah tangga, pertemanan, bahkan memicu kematian.

“Judol dan Pinjol ini sudah jadi masalah se-Indonesia. Kita enggak bisa anggap enteng,” ujar Rany di Gedung DPRD DKI Jakarta, seperti dikutip redaksi di Jakarta, Jumat, 31 Oktober 2025.


Ke depan, Legislator Gerindra itu berharap, Pemprov DKI Jakarta dapat membangun sistem pengawasan yang mampu mendeteksi penggunaan dana bantuan secara real time.

Ia menegaskan, perlu formulasi agar Bansos bisa sesuai manfaatkan dan tujuan. Bila terbukti penyalahgunaan dana Bansos untuk main judi online, maka bisa berlaku pemblokiran akun penerima.

“Mudah-mudahan ada mekanisme tracking,” ujar Rany.

DPRD DKI Jakarta siap berkolaborasi dengan pemerintah provinsi dan lembaga terkait untuk memperkuat sistem digitalisasi Bansos. Sehingga penyaluran bantuan lebih transparan dan tepat sasaran.

Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap sebanyak 602.419 warga Jakarta terlibat dalam aktivitas judi online sepanjang 2024. Dari jumlah tersebut, 15 ribu di antaranya tercatat sebagai penerima Bansos.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya