Berita

Kementerian Sosial dapat lahan dari Kementerian Hukum untuk membangun Sekolah Rakyat di Tangerang. (Foto: Dok. Kemensos)

Politik

Kemenkum Beri Lahan 6,8 Hektare untuk Sekolah Rakyat Tangerang

JUMAT, 31 OKTOBER 2025 | 02:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kementerian Hukum (Kemenkum) menawarkan lahan seluas 6,8 hektare untuk dibangun Sekolah Rakyat di Kota Tangerang, Banten. Usulan tersebut disampaikan Sekjen Kemenkum Nico Afinta kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis, 30 Oktober 2025.

"Luas tanah secara keseluruhan kurang lebih 10 hektare. Dari 10 hektare tersebut, ada 6,8 hektare yang memang kami siapkan untuk Sekolah Rakyat,” kata Nico.

Lokasi lahan tersebut berada di tengah permukiman dengan kontur tanah cukup rata sehingga strategis dibangun sekolah. Kemenkum bahkan sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) untuk membahas proses pembangunan Sekolah Rakyat.


Usulan Kemenkum ini disambut positif Mensos yang akrab disapa Gus Ipul.

"Ini harus diapresiasi dan. Rasa hormat saya, di mana tiba-tiba Pak Menteri Hukum (Supratman Andi Agtas) punya kemauan, niat yang ditunaikan mau serahkan (lahan) ke Sekolah Rakyat,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul menjelaskan, saat ini sudah ada 166 titik Sekolah Rakyat rintisan yang beroperasi di seluruh Indonesia. Sementara itu, 104 titik Sekolah Rakyat permanen direncanakan akan segera dibangun.

“Kalau ini bisa segera dibangun juga, saya bersyukur nanti tahun 2026 asrama sama kelasnya sudah cukup banget,” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya