Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

MUI Endus Gelagat Israel Khianati Konferensi Internasional New York

KAMIS, 30 OKTOBER 2025 | 20:48 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI) Prof. Sudarnoto Abdul Hakim melihat ada ancaman pengkhianatan kesepakatan Konferensi Internasional New York oleh Israel. 

Pasalnya, Israel menunjukkan gelagat tetap melakukan penyerangan terhadap penduduk sipil tak lama setelah penandatanganan kesepakatan Konferensi Internasional New York.
 
"Seharusnya implementasi butir-butir kesepakatan tersebut merupakan sarana bagi tumbuhnya rasa saling percaya (Confidence Building Measures/CBM) antara kedua pihak yang berkonflik," tutur Prof. Sudarnoto dalam jumpa pers di Kantor MUI, Jalan Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 30 Oktober 2025.


"Tetapi Israel telah merusaknya dengan terus melakukan serangan terhadap warga, sarana dan prasarana Palestina yang melanggar kesepakatan gencatan senjata," sambungnya.
  
Oleh karena itu, Prof. Sudarnoto memastikan Konferensi Asia Pasifik untuk Palestina merupakan sikap Indonesia usai melihat kompleksitas situasi tersebut. 

Hal itu guna mengawal implementasi kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan yang rawan gagal karena pelanggaran dari pihak Israel.
 
"Negara-negara di kawasan Asia Pasifik memiliki posisi strategis dalam menghadapi persoalan ini, sebab mayoritas mendukung kemerdekaan Palestina, memiliki basis masyarakat sipil yang kuat, serta berpotensi membangun tekanan diplomatik kolektif terhadap Israel dan sekutu-sekutunya," pungkasnya. 

Konferensi Internasional New York ditetapkan pada 12 September 2025, berisikan 42 poin rekomendasi politik, keamanan, dan kemanusiaan untuk mendorong solusi dua negara yang berkelanjutan.

Solusi dua negara sebagai jalan terbaik untuk perdamaian yang diakui secara internasional antara Israel dan Palestina untuk hidup berdampingan secara damai.
 

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya