Berita

Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Eswatini, Pholile Dlamini Shakantu dan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Diaspora Maroko, Nasser Bourita (Foto: Sahara News)

Dunia

Kerajaan Eswatini Konsisten Dukung Inisiatif Otonomi Sahara Maroko

KAMIS, 30 OKTOBER 2025 | 19:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kerajaan Eswatini kembali menegaskan dukungannya terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah Maroko, termasuk atas wilayah Sahara. 

Pernyataan itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Eswatini, Pholile Dlamini Shakantu, saat menghadiri sesi pertama Komisi Kerja Sama Bersama Maroko-Eswatini di Rabat pada Rabu, 29 Oktober 2025. 

Dalam kesempatan itu, ia bertemu dengan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Diaspora Maroko, Nasser Bourita, untuk membahas hubungan bilateral dan peluang kerja sama multisektoral antara kedua negara.


“Eswatini menegaskan kembali sikap konsisten negaranya dan menyatakan dukungan penuh terhadap integritas teritorial dan kedaulatan Maroko atas seluruh wilayahnya, termasuk wilayah Sahara Maroko,” ujar Shakantu, menekankan komitmen negaranya terhadap integritas teritorial Maroko.

Ia juga menambahkan bahwa rencana otonomi yang diajukan oleh Maroko merupakan satu-satunya pendekatan yang layak untuk menyelesaikan perselisihan regional. 

“Juga menegaskan kembali dukungan penuhnya terhadap Rencana Otonomi Maroko sebagai satu-satunya solusi yang kredibel, serius, dan realistis untuk sengketa regional atas Sahara Maroko,” tegasnya.

Kerajaan Eswatini sebelumnya telah menunjukkan dukungannya secara konkret dengan membuka Konsulat Jenderal di Laayoune pada Oktober 2020,  yang menjadi simbol penguatan hubungan diplomatik dan solidaritas dengan Maroko.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya