Berita

Anggota Komisi VIII DPR Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Maman Imanulhaq. (RMOL: Foto: Faisal Aristama)

Politik

Dua Syarikah Dituntut Berikan Pelayanan Haji Terbaik

KAMIS, 30 OKTOBER 2025 | 14:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi VIII DPR meminta agar pelayanan ibadah haji 2026 tetap optimal. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi diketahui cuma menunjuk dua perusahaan penyedia layanan haji (syarikah) yakni Rakeen Mashariq Al Mutayizah Company for Pilgrim Service dan Albait Guest.

“Kementerian Haji harus melakukan pengawasan ketat dan berkala agar pelayanan benar-benar optimal,” ujar Anggota Komisi VIII DPR Fraksi PKB, Maman Imanul Haq, kepada wartawan, Kamis 30 Oktober 2025. 

Penunjukan dua syarikah dilakukan melalui proses seleksi bertahap. Dari total 167 pendaftar, jumlahnya mengerucut menjadi 19 syarikah. Setelah verifikasi lapangan menjadi 18, kemudian enam syarikah melalui negosiasi harga, hingga akhirnya terpilih dua syarikah.


Maman menjelaskan, masing-masing syarikah harus mampu melayani hingga 100.000 jemaah haji. Syarikah wajib menyediakan kebutuhan jemaah meliputi akomodasi, konsumsi, transportasi, dan layanan kesehatan.

Ia menambahkan, pemerintah dan syarikah telah menyepakati penyediaan menu makanan bercita rasa Nusantara. Untuk akomodasi, jarak hotel di Makkah ditetapkan maksimal 4,5 kilometer dari Masjidil Haram, sementara di Madinah maksimal 1 kilometer dari Masjid Nabawi.

Ia juga meminta penyelenggaraan haji 2026 dijalankan secara efektif, efisien, transparan, dan bertanggung jawab demi memastikan kenyamanan serta perlindungan jemaah.

“Semua pihak harus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah. Kenyamanan dalam beribadah harus menjadi prioritas,” pungkas Maman.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya