Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia: Nikkei Anjlok - Kospi Melonjak

KAMIS, 30 OKTOBER 2025 | 09:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia dibuka beragam setelah Federal Reserve AS memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, sesuai perkiraan.

Sementara investor di Asia akan mencermati pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping, yang menjadi pertemuan tatap muka pertama antara kedua pemimpin tersebut di masa jabatan kedua Trump.

Indeks ASX 200, Australia, melemah 0,29 persen dan berlanjut turun 0,22 persen menjadi 8.906,30 pada pembukaan sesi pertama, Kamis pagi 30 Oktober 2025. 


Indeks Kospi dibuka melonjak 1,37 persen, didorong oleh kenaikan saham otomotif dan galangan kapal, lalu berlanjut melaju 1,02 persen ke 4.122,86. Sedangkan Kosdaq turun tipis 0,1 persen.

Indeks Nikkei 225, Jepang turun tipis 0,09 persen di posisi 51.260,24. Topix menguat 0,1 persen.

Pasar Korea Selatan menjadi sorotan setelah penasihat kebijakan utama Seoul, Kim Yong-beom dikabarkan merilis rincian kesepakatan dagang dengan Washington. Media lokal menyebutkan, Korea Selatan akan berinvestasi sebesar 200 miliar Dolar AS di AS, dengan batas tahunan 20 miliar Dolar AS. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG  hari ini diperkirakan akan berusaha melanjutkan kembali ke atas level 8.200, setelah mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan melaju 0,91 persen ke 8.166. Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO), di New York Stocks Exchange melonjak 1,38 persen ke 18,32 Dolar AS.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya