Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama jajaran meninjau Sekolah Rakyat di Semarang, Rabu, 29 Oktober 2025. (Foto: Dok. Kemensos)

Politik

Gus Ipul Ingin Lulusan Sekolah Rakyat Menaikkan Kelas Keluarga

KAMIS, 30 OKTOBER 2025 | 02:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kunjungan kerja Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf ke Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 45 Kota Semarang disambut pentas seni yang ditunjukkan oleh para siswa, Rabu, 29 Oktober 2025.

Gus Ipul, sapaan Mensos datang bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini disambut beberapa siswa yang menunjukkan bakat membatik secara tradisional dengan menggunakan canting.

Setelah itu, para tamu dihibur dengan penampilan tari dan paduan suara murid-murid SRT 45 Kota Semarang. Penampilan berikutnya adalah pidato berbahasa Inggris yang dibawakan oleh Reyvan Nise Akhaso.


Gus Ipul menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan bagian dari sistem pengentasan kemiskinan. Sebab, selain memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak kurang mampu secara ekonomi, orang tua diberdayakan melalui berbagai program Kemensos, serta menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih.

"Intinya bapak-ibu sekalian, ketika anaknya lulus sekolah, maka keluarganya juga naik kelas. Jadi ini yang diharapkan Presiden Prabowo Subianto," kata Mensos Gus Ipul.

Di SRT 45 Kota Semarang, Gus Ipul beserta jajaran juga meninjau sarana dan prasarana sekolah tersebut. Peninjauan dimulai dari ruang kelas, ruang makan, hingga salah satu kamar asrama siswa.

SRT 45 Kota Semarang terdiri dari dua jenjang, yakni SD dan SMA. Masing-masing jenjang memiliki dua rombongan belajar terdiri dari 50 siswa. Sekolah ini berlokasi di Balai Besar Pelatihan, Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang dan mulai beroperasi sejak 30 September 2025.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya