Berita

Kegiatan Bootcamp dan Pitching Islamic Creative Economy Founders Fund (ICEFF) tahun 2025. (Foto: Dok. Kementerian Ekraf)

Politik

Kementerian Ekraf Hadirkan Ruang Pegiat Ekonomi dengan Lembaga Keuangan Syariah

RABU, 29 OKTOBER 2025 | 21:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kementerian Ekonomi Kreatif hadirkan ruang yang mempertemukan para pegiat ekonomi kreatif dari berbagai subsektor dengan lembaga keuangan syariah melalui kegiatan Bootcamp dan Pitching Islamic Creative Economy Founders Fund (ICEFF) tahun 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Holiday Inn Pasteur Kota Bandung selama tiga hari dari 29-31 Oktober 2025 itu, wadah pembelajaran, pendampingan, sekaligus ajang mempertemukan para pegiat ekonomi kreatif dengan berbagai lembaga keuangan syariah guna membuka akses pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.

"Melalui program ini, kami mendorong para pegiat ekraf untuk mendapatkan pendampingan sekaligus pembiayaan berbasis syariah," ujar Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya dalam keterangan tertulis, Rabu 29 Oktober 2025.


Kepala Sub Direktorat Pengembangan Skema Pembiayaan, Pendanaan, dan Investasi, Helmi Suhendry, dalam laporannya menyampaikan bahwa total terdapat 1.471 pegiat ekonomi kreatif yang mendaftar melalui website. 

Namun, setelah dilakukan kurasi diperoleh 50 pegiat ekraf yang berhak mengikuti bootcamp dan pitching ICEFF 2025 di Bandung.

“Setelah melalui berbagai tahapan dari pendaftaran hingga kurasi, para peserta yang dinyatakan lolos berhak mengikuti bootcamp dan pitching untuk mendapatkan edukasi dan kesempatan pitching di hadapan lembaga keuangan syariah,” ujar Helmi.

Pada kegiatan ini, Kementerian Ekonomi Kreatif melibatkan lembaga keuangan syariah dari bank maupun non bank sebagai sumber pembiayaan bagi para pegiat ekonomi kreatif untuk meningkatkan kapasitas usahanya.

Selain mendapatkan kesempatan untuk pitching di hadapan lembaga keuangan syariah, para pegiat ekonomi kreatif juga akan mendapatkan materi terkait Akses Pendanaan dan Pembiayaan Ekraf oleh Direktur Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan, dan Investasi, Anggara Hayun Anujuprana. 

Pemateri selanjutnya diberikan Shindy Purnamasari, CEO Young Entrepreneur Academy, terkait 7 Elemen Fondasi Bisnis serta materi terkait 5 Cara Menaikkan Profit, Integrated Marketing, dan Ekosistem Bisnis yang akan diberikan Jaya Setiabudi, Founder YEA dan Yukbisnis Indonesia.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya