Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo: Kartel Narkoba Makin Canggih Sampai Punya Kapal Selam Sendiri

RABU, 29 OKTOBER 2025 | 16:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa jaringan kartel narkoba internasional kini semakin canggih dalam menjalankan aksi penyelundupan. 

Bahkan, menurutnya, ada kartel yang memiliki kapal selam untuk mengirim barang haram lintas negara.

“Ini masalah di seluruh dunia. Bahkan sekarang ada modus, si kartel-kartel narkoba punya kapal selam, saudara-saudara,” kata Prabowo saat memimpin pemusnahan 214,84 ton narkoba hasil sitaan Polri di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Rabu siang, 29 Oktober 2025. 


Prabowo menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polri atas kerja keras mereka dalam melaksanakan tiga tugas utama yang ia berikan sejak awal masa pemerintahannya, yakni pemberantasan narkoba, penyelundupan, dan judi online. 

“Sekarang sudah anda buktikan ke rakyat anda sudah mencegah tersebarnya narkoba yang sedemikian besar walaupun kita bisa bayangkan bahwa kartel-cartel itu tidak akan mau kalah,” ujarnya.

Menurut Prabowo, ancaman narkoba merupakan salah satu tantangan paling berbahaya bagi masa depan bangsa. Karena itu, ia meminta seluruh aparat untuk bekerja sama dan tidak berjalan sendiri-sendiri. 

“Jadi polisi harus lebih sigap, harus kompak kerjasama dengan TNI dengan bea cukai dengan kejaksaan semua lembaga kita harus jadi satu tim," tegasnya.

Prabowo menilai perang melawan narkoba adalah perjuangan strategis yang menentukan arah kemajuan Indonesia. 

“Masalah narkoba ini sangat-sangat strategis. Kalau kita kalah, tidak mungkin kita menjadi negara maju,” kata Presiden.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya