Berita

Kilang Pertamina Internasional (KPI) meraih penghargaan Subroto Award 2025 di Bidang Keselamatan Migas dan Optimalisasi Gas Suar. (Foto: Dokumentasi KPI)

Bisnis

Kilang Pertamina Raih Subroto Award 2025

RABU, 29 OKTOBER 2025 | 15:09 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kilang Pertamina Internasional (KPI) berhasil meraih penghargaan Subroto Award 2025 di Bidang Keselamatan Migas dan Optimalisasi Gas Suar. Penghargaan ini diraih oleh dua unit operasi KPI, yakni Kilang Plaju dan Kilang Balongan. 

Subroto Award merupakan penghargaan tertinggi dari Kementerian Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM) dan diberikan kepada BUMN dan sejumah pihak yang telah memajukan sektor energi dan sumber daya mineral di Indonesia.

Pjs. Corporate Secretary KPI, Edward Manaor Siahaan mengatakan, penghargaan ini menunjukkan komitmen KPI untuk mengutamakan aspek keselamatan dalam operasional kilang, yang merupakan sektor strategis dan berperan penting dalam ketahanan energi nasional. 


Menurutnya, keselamatan dalam sektor minyak dan gas (migas) bukan sekadar kewajiban untuk mematuhi peraturan, melainkan budaya kerja yang terus ditanamkan di seluruh unit operasi KPI.

“Keselamatan kerja dalam operasional kilang merupakan salah satu aspek penting yang menjadi perhatian KPI. Kami menyadari bekerja di dunia migas termasuk kilang memiliki resiko tinggi. Penghargaan Subroto Award 2025 ini telah menegaskan kalau KPI memiliki komitmen tinggi dalam aspek keselamatan dalam menjaga keberlangsungan bisnis energi nasional,” ujar Edward melalui keterangan pers di Jakarta, Rabu 29 Oktober 2025. 

Edward mengatakan, untuk memastikan keselamatan terimplementasi baik di lingkungan perusahaan di semua level, KPI menerapkan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) melalui pendekatan holistik. Hal ini mencakup faktor psikologis, sosial, dan teknis dalam menjaga keselamatan kerja dan telah menjadi standar operasional utama di seluruh unit kilang. Dalam pandangan Edward, budaya HSSE bukan hanya sebatas slogan, melainkan bagian dari identitas setiap pekerja dan mitra KPI. 

Untuk memperkuat aspek keselamatan dalam operosional kilang, KPI juga telah meluncurkan Process Safety Asset Integrity Management System (PSAIMS). Ini merupakan sebuah sistem manajemen keselamatan proses yang terintegrasi dengan keandalan operasional kilang. 

Edward menjelaskan, sistem ini dirancang untuk mencegah gangguan operasional, mengurangi potensi kecelakaan kerja, dan memastikan seluruh aset kilang berfungsi optimal.

Inovasi KPI lainnya di yang mendukung aspek keselamatan yakni program Safety Leadership Program 4.0, yang menekankan kepemimpinan keselamatan di semua level organisasi. Program ini mendorong partisipasi aktif pekerja dalam identifikasi risiko, pelaporan insiden, dan pengambilan keputusan berbasis keselamatan. 

“KPI juga memanfaatkan teknologi digital untuk pemantauan real-time, analisis prediktif, dan pelatihan berbasis simulasi,” kata Edward.

Selain itu, tak hanya fokus pada keselamatan internal, KPI juga aktif dalam edukasi keselamatan kepada masyarakat sekitar kilang. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), KPI menggelar pelatihan tanggap darurat dan kampanye keselamatan lingkungan, yang menggandeng berbagai komunitas masyarakat.

“Dengan pendekatan sistematis, teknologi mutakhir, dan budaya kerja yang mengutamakan keselamatan, KPI menegaskan posisinya sebagai pelopor keselamatan di industri migas Indonesia. Di tengah tantangan global menuju transisi energi, KPI menunjukkan bahwa keselamatan dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan,” tutup Edward.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya