Berita

Pedagang eks Barito datangi Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung di Jakarta Selatan. (Foto: PPID DKI Jakarta)

Bisnis

Sentra Fauna Lenteng Agung Lebih Menjanjikan dari Pasar Barito

RABU, 29 OKTOBER 2025 | 14:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sentra Fauna Lenteng Agung (SFLA) di Jakarta Selatan, akan menjadi lokasi usaha baru yang lebih menjanjikan bagi pedagang Pasar Hewan Barito.

Demikian pandangan Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansah melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu 29 Oktober 2025.

"Sentra Fauna Lenteng Agung adalah jawaban atas keresahan pedagang selama ini. Perpindahan ini bukan peminggiran, melainkan peningkatan kelas," kata Endriansah.


Di Sentra Fauna Lenteng Agung, para pedagang kini memiliki fasilitas yang jauh lebih layak, terpusat, dan berpotensi menjadi sentra fauna terbesar dan termodern di Jakarta.

"Ini mencerminkan tata kelola kota yang pro people," kata Endriansah.

FPPJ meyakini Sentra Fauna Lenteng Agung akan segera bertransformasi menjadi titik temu baru bagi komunitas pecinta fauna dan menjadi salah satu destinasi wisata tematik andalan Jakarta. Keberadaan lokasi yang terpusat dan tertata rapi akan mempermudah akses dan meningkatkan citra pedagang.

"Tugas Pemerintah sudah tuntas dengan menyediakan fasilitas. Kini giliran pedagang untuk menjaga integritas dan kebersihan Sentra Fauna Lenteng Agung," kata Endriansah. 

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Jaksel) merelokasi 158 kios pedagang Pasar Barito pada Senin 27 Oktober 2025, setelah dilakukan berkali-kali sosialisasi.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya