Berita

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna di kantornya, Kejagung Jaksel pada Selasa, 28 Oktober 2025. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Hukum

BPKP dan BPK Mulai Hitung Kerugiaan Dugaan Korupsi di Ditjen Bea Cukai

SELASA, 28 OKTOBER 2025 | 20:54 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ataupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sedang menghitung kerugian di kasus dugaan korupsi ekspor Palm Oil Mill Effluent (POME).

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna pun mengonfirmasi hal itu dan tidak bisa menjelaskan secara detail. Sebab, proses penyidikan masih berlangsung.

"Sedang berproses dengan apa yang mempunyai kompetensi yaitu tentunya BPKP atau BPK," kata Anang di Kejagung, Jakarta Selatan pada Selasa, 28 Oktober 2025.


Di sisi lain, Anang mengungkapkan bahwa sudah ada puluhan saksi yang diperiksa dalam kasus ini.

"Saksi sudah diperiksa, penggeledahan sudah, pokoknya ketika melakukan upaya paksa dan salah satunya penggeledahan langkah hukum ini pastinya saksi-saksi sudah ada yang diperiksa, sudah pasti itu," jelasnya.

Sebelumnya, Kejagung menggeledah kantor Direktorat Bea Cukai terkait kasus dugaan korupsi ekspor POME pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Selain kantor Bea Cukai, Kejagung juga memeriksa beberapa titik lokasi lainnya mulai dari rumah pejabat Bea Cukai di wilayah Jakarta hingga di luar Jakarta.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya