Berita

Direktur Komunikasi Korporat Aqua, Vera Galuh Sugijanto (kanan) di kantor Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Menteng, Jakarta, Selasa, 28 Oktober 2025. (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Nusantara

Aqua Masih Ngotot Airnya dari Pegunungan

SELASA, 28 OKTOBER 2025 | 20:24 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

PT Tirta Investama menegaskan sumber air untuk seluruh produk Aqua berasal dari air pegunungan, bukan air tanah biasa.

Penegasan ini disampaikan Direktur Komunikasi Korporat Aqua, Vera Galuh Sugijanto usai menghadiri undangan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) di Menteng, Jakarta, Selasa, 28 Oktober 2025. 

Ia menegaskan, proses pengambilan melalui pengeboran hanyalah cara teknis untuk mengalirkan air dari sumber alami.


“Sumber air Aqua adalah air pegunungan. Dan itu bisa dibuktikan dengan beberapa studi, studi geologi, hidrogeologi adalah sainsnya ya bisa ditanyakan juga dengan para ahli hidrogeologi,” kata Vera.

Ia menegaskan, cara pengambilan air dengan pengeboran tidak mengubah fakta bahwa sumber airnya berasal dari pegunungan. 

“Jadi pengeboran itu adalah caranya tetapi sumber airnya adalah sumber air pegunungan,” ujarnya.

Vera juga menjelaskan, Aqua selalu menjalankan operasionalnya sesuai izin dan ketentuan yang berlaku. Semua pabrik Aqua, sudah disetujui oleh otoritas terkait.

“Kami juga memaparkan secara fakta berdasarkan bukti bagaimana Aqua beroperasi dan bagaimana kami mengambil sumber air bersumber dari pegunungan dan kemudian proses sampai kepada konsumen dalam kemasan-kemasan yang sudah disetujui oleh Badan POM,” jelas Vera.


Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya