Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno di ajang Singapore International Energy Week (SIEW). (Foto: Tim Eddy Soeparno)

Politik

Di Forum Singapore Energy Week

Eddy Soeparno Bicara Komitmen Presiden Prabowo Optimalisasi Energi Terbarukan

SELASA, 28 OKTOBER 2025 | 20:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menjadi satu di antara dua pejabat tinggi negara dari Indonesia untuk bicara di ajang Singapore International Energy Week (SIEW). 

Eddy menjadi pembicara utama dalam diskusi panel SIEW dengan tema "Envisioning Asia’s Energy Future" bersama antara lain Executive Chairman State Grid Corporation of China Zhang Zhigang dan Director General International Renewable Energy Agency (IRENA) Fransesco La Camera serta panelis lainnya. 

Dalam diskusi tersebut, Eddy menyampaikan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pertumbuhan ekonomi tinggi hingga 8 persen secara berkelanjutan. 


“Upaya mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen dengan prinsip berkelanjutan ini merupakan komitmen Presiden Prabowo dalam menjaga target Indonesia untuk melakukan dekarbonisasi ekonomi di tahun 2060 mendatang atau lebih awal,” kat Eddy dalam keterangan tertulis, Selasa 28 Oktober 2025. 

Eddy Soeparno menjelaskan, kemandirian dan ketahanan Energi menjadi prioritas kebijakan Presiden Prabowo agar Indonesia terlepas dari ketergantungan sumber energi yang selama ini masih diimpor seperti BBM dan LPG. 

Salah satu upaya mencapai hal tersebut adalah dengan optimalisasi sumber-sumber energi terbarukan, agar Indonesia memberdayakan sumber energi bersih yang jumlahnya melimpah di dalam negeri.

"Jika kita konsisten melakukan transisi energi ke depannya, Indonesia akan mandiri secara energi sekaligus memanfaatkan energi hijau yang ramah lingkungan," lanjutnya. 

Kepada para peserta yang hadir dari seluruh dunia, Wakil Ketua Umum PAN ini juga menyampaikan Indonesia memiliki potensi karbon yang luar biasa besar dari alam seperti hutan, mangrove, dan bakau. 

Potensi lainnya juga datang dari sektor nonalam seperti energi terbarukan yang akan dikembangkan dalam skala masif dalam 10 tahun ke depan.

“Program transisi energi dibarengi dengan sumber daya alam di sektor kehutanan, mangrove dan gambut akan melahirkan potensi dan peluang ekonomi baru, yakni ekonomi karbon yang diharapkan akan semakin kencang berlari pasca dikeluarkannya Perpres 110/2025,” pungkasnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya