Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

KPK Diminta Supervisi Kasus Dugaan Korupsi Bansos di Jakarta

SELASA, 28 OKTOBER 2025 | 18:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didorong untuk melakukan supervisi kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) di Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi DKI Jakarta yang mandek di Kepolisian, Kejaksaan, dan Inspektorat pemprov.

Ketua Umum Poros Rawamangun, Rudy Darmawanto mengatakan kasus dugaan korupsi bansos pada tahun anggaran (TA) 2023-2025 yang ditangani Kepolisian, Kejaksaan, dan Inspektorat DKI Jakarta seperti jalan di tempat.

"Padahal nilai dugaan korupsi tersebut ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah," kata Rudy dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 28 Oktober 2025.


Ia menerangkan, penyelidikan atas dugaan korupsi ini seharusnya telah rampung sejak Mei 2025. Namun hingga kini belum ada perkembangan signifikan dari aparat penegak hukum. Rudy menyebut bahwa, ada 2 mantan pejabat Dinsos DKI yang wajib dimintai pertanggungjawabannya.

"Penanganan kasus ini terkesan lamban, bahkan ada kesan aparat penegak hukum ogah-ogahan. Ini bisa menimbulkan preseden buruk di mata masyarakat," tegasnya.

Rudy menjelaskan, dana bansos bersumber dari APBD Provinsi DKI Jakarta, sehingga setiap penyimpangan penggunaannya merupakan bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan publik.

"Warga Jakarta resah, uang bansos yang seharusnya untuk rakyat malah dijadikan bancakan oleh pejabat Dinsos," pungkas dia.


Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya