Berita

Para pemimpin ASEAN (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

RTM Malaysia Ternyata Tiga Kali Salah Sebut Nama Pemimpin di KTT ASEAN

SELASA, 28 OKTOBER 2025 | 16:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Insiden kesalahan penyebutan nama pemimpin oleh penyiar Radio Televisyen Malaysia (RTM) di KTT ke-47 ASEAN ternyata tidak hanya terjadi pada Presiden RI Prabowo Subianto. 

Dalam sebuah pernyataan tertulis, RTM menyampaikan permintaan maaf karena keliru menyebut Perdana Menteri Thailand sebagai Srettha Thavisin, padahal jabatan itu kini dijabat oleh Anutin Charnvirakul.

“RTM dengan ini meminta maaf kepada Perdana Menteri dan Pemerintah Republik Thailand, serta semua pihak yang terkena dampak kesalahan ini,” demikian bunyi pernyataan yang dilihat redaksi di akun X RTM pada Selasa, 28 Oktober 2025. 


Kesalahan serupa juga terjadi saat penyiar RTM mengumumkan nama Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, padahal sejak 2024 jabatan itu diampu oleh Lawrence Wong.

RTM memandang serius kesalahan penyebutan nama tersebut dan berkomitmen melakukan perbaikan di masa mendatang. 

“RTM akan terus meningkatkan kontrol editorial dan pemeriksaan fakta untuk memastikan setiap informasi yang disajikan akurat dan berintegritas,” bunyi pernyataan tambahan dari lembaga itu.

Sebelumnya, RTM juga sempat menjadi sorotan setelah menyebut Presiden Prabowo Subianto sebagai Joko Widodo saat memperkenalkan kepala negara peserta KTT ASEAN ke-47, Minggu, 26 Oktober 2025.

Kesalahan itu terekam jelas di siaran langsung dan viral di media sosial. Meskipun demikian, acara tetap berlangsung lancar dan penuh keakraban.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya