Berita

Pertanian di Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. (Foto: PT Pertamina)

Nusantara

Pertamina Bantu Petani di Boyolali saat Musim Kemarau

SELASA, 28 OKTOBER 2025 | 14:08 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Para petani di Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah tidak menyerah dengan musim kemarau yang membuat sawah mereka kekeringan.

“Pertamina membantu kami membangun sumur pompa bertenaga PLTS yang membuat petani tak lagi bergantung sepenuhnya pada listrik konvensional atau bahan bakar fosil,” kata Local Heroes dari Kelompok Tani Ngudi Makmur Dukuh Turunan, Desa Sobokerto, Khoirul dikutip Selasa 28 Oktober 2025.

Tak hanya memberi alat, Pertamina juga memberi ilmu yang sangat berarti. Para petani diajak memahami teknologi pertanian modern mulai dari rotasi tanaman, penghematan air, hingga strategi panen efisien. Hasilnya pertanian di desa menjadi hemat biaya produksi, swasembada energi yang berjalan dan yang utama kelompok tani turut mengurangi emisi karbon di lingkungan. 


“Lahan yang dulu kering, kini bisa digarap hingga 60 persen, bahkan di musim kemarau sekalipun. Dan yang paling menggembirakan pendapatan perekonomian petani meningkat lebih dari 40 persen. Jadi kami sangat bersyukur Pertamina hadir melalui program Desa Energi Berdikari ini,” kata Khoirul.

Salah satu faktor peningkatan perekonomian warga desa karena lahan pertanian tersebut menggunakan inovasi yang dibuat oleh Finalis Pertamuda 2024, kompetisi inovasi energi bagi mahasiswa yang juga diinisiasi oleh Pertamina. 

Haikal selaku Finalis Pertamuda 2024 dan timnya menciptakan solusi berkelanjutan dengan ide sederhana namun berani mengatasi kekeringan dengan teknologi cerdas dan energi terbarukan. Tak disangka, inovasi itu menembus batas dan menjadi bagian dari implementasi besar Desa Energi Berdikari (DEB) Pertamina.

Solusi yang mereka hadirkan bukan sekadar alat canggih, melainkan jembatan antara petani tradisional dan masa depan pertanian Indonesia. 

Sebuah sistem irigasi pintar berbasis Internet of Things (IoT), yang bisa diakses dari mana saja melalui web. Bernama Adositering yang merupakan kepanjangan dari Adopsi Sistem Irigasi Tetes Berbasis IoT dan Embung Tadah Hujan sebagai Solusi Pengairan Lahan Kering.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan, Desa Sobokerto ini merupakan salah satu dari 80 DEB yang diresmikan oleh Pertamina pada Hari Listrik Nasional 2025.

Kini Pertamina memberdayakan total 252 desa sebagai DEB, yang memanfaatkan energi baru terbarukan dan teknologi tepat guna, untuk menggerakkan aktivitas ekonomi kerakyatan desa, selaras dengan Asta Cita Pemerintah. 

"Program DEB yang menjadi program tanggung jawab sosial lingkungan unggulan Pertamina ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mencapai Asta Cita Pemerintah, utamanya untuk membangun dari desa sehingga tercapai pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Selain itu, mendorong ketahanan energi nasional melalui energi baru terbarukan," kata Fadjar.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya