Berita

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: Bernas)

Politik

Alasan Pemerintah Cuma Pilih Dua Syarikah Haji 2026

SELASA, 28 OKTOBER 2025 | 00:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah memutuskan hanya menunjuk dua perusahaan penyelenggara layanan haji atau syarikah di Arab Saudi untuk musim haji 2026.

Menurut Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, keputusan ini diambil sebagai langkah mitigasi agar kekacauan penyelenggaraan haji 2025 tidak terulang.

“Dulu musim haji 2025 memilih 8 syarikah dan kekacauannya luar biasa. Untuk memitigasi agar tidak terulang peristiwa, maka kami meminimalkan jumlah syarikah,” ujar Dahnil di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 27 Oktober 2025. 


Keputusan tersebut merupakan hasil usulan dan pembahasan bersama dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

"Akhirnya setelah diskusi panjang dengan pemerintah Kerajaan Arab Saudi, kami bersepakat menunjuk hanya dua syarikah,” jelas mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini. 

Dahnil menambahkan, dari total 66 syarikah yang mengikuti proses lelang, hanya dua yang dipilih karena dinilai paling layak dan memiliki rekam jejak terbaik.

"DPR juga bersepakat, semuanya punya masalah masing-masing, ada yang sangat krusial masalahnya, ada yang masalahnya ringan. Dari hasil seleksi tim pengadaan kami, yang dua ini menurut mereka terbaik,” ungkapnya.

Dahnil juga menegaskan proses pemilihan dilakukan secara transparan dan tanpa intervensi dari pihak manapun.

“Dan ini dipastikan Pak Menteri, saya, siapa pun tidak ada yang intervensi dalam proses pengadaan,” pungkas Dahnil.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya