Berita

Anggota Komisi VIII DPR Fraksi Partai Golkar, Aprozi Salam. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Kemenhaj Diharap Akhiri Kekacauan Penyelenggaraan Haji

SENIN, 27 OKTOBER 2025 | 12:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi VIII DPR berharap dengan terbentuknya Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola penyelenggaraan ibadah haji yang selama ini dinilai masih bermasalah.

“Kita berharap menjadi satu pelajaran buat kita bahwasannya penyelenggaran haji 2025 kemarin, banyaknya masalah-masalah yang harus diselesaikan,” ujar Anggota Komisi VIII DPR Fraksi Partai Golkar, Aprozi Salam, kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin 27 Oktober 2025.

Menurut Legislator Golkar ini, kehadiran kementerian baru yang secara khusus menangani urusan haji dan umrah diharapkan dapat mengakhiri berbagai kekacauan yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.


“Dengan adanya Kementerian Haji dan Umrah, harapan kita ini lebih maksimal, tidak lagi seperti yang kekacauan-kekacauan tahun-tahun yang lalu,” kata Aprozi.

Aprozi menilai fokus kerja kementerian baru itu akan menjadi kunci perbaikan ke depan. Dengan mandat tunggal tanpa beban tugas lain, penyelenggaraan haji diharapkan bisa berjalan lebih efektif dan profesional.

“Harapan kita ke depan dengan fokusnya kementerian haji dan umrah tentu tidak memiliki pemikiran lain, tidak ada cabang-cabang lain, hanya fokus kepada itu saja,” jelasnya.

Aprozi optimistis dengan perpaduan sumber daya manusia (SDM) lama dari Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah serta tenaga baru di kementerian tersebut, kualitas pelayanan akan meningkat signifikan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya