Berita

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid. (Foto: RMOL)

Politik

Parpol Harus Lahirkan Negarawan Bukan Sekadar Politisi

SENIN, 27 OKTOBER 2025 | 11:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai politik harus kembali menjalankan perannya melahirkan pemimpin yang negarawan, bukan sekadar politisi. 

Menurut Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, sebagaimana para pendiri bangsa yang lahir dari partai politik, kini saatnya partai politik di era reformasi mengulangi sejarah dengan berkontribusi melahirkan negarawan demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Seringkali partai politik melupakan sejarah keberhasilannya menghadirkan negarawan, padahal para pendiri bangsa seperti Bung Karno, Bung Hatta, Mohammad Natsir, hingga Syafruddin Prawiranegara adalah politisi sekaligus negarawan,” ujarnya lewat keterangan resmi yang dikutip redaksi di Jakarta, Senin, 27 Oktober 2025.


Ia menambahkan, dikotomi antara “politisi” dan “negarawan” adalah pandangan keliru. Sebab banyak politisi yang justru menunjukkan sikap kenegarawanan, seperti ketika Mohammad Natsir menginisiasi Mosi Integral untuk mengembalikan Indonesia menjadi negara kesatuan, atau Syafruddin Prawiranegara yang memimpin PDRI untuk menyelamatkan Indonesia di masa agresi Belanda.

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKS ini menegaskan, warisan kenegarawanan itu harus terus dilanjutkan oleh partai politik, termasuk PKS.

“Menjadi negarawan dari partai politik itu bisa, dimungkinkan, dan diharapkan. Partai politik harus melahirkan, mempersiapkan, dan memilih kader-kader negarawan agar kepercayaan rakyat terhadap partai dan demokrasi tetap terjaga, serta cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat terwujud,” pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya