Berita

Presiden Prabowo Subianto di sesi pleno KTT ke-47 ASEAN, Malaysia, Minggu, 26 Oktober 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Dorong Semangat Persatuan ASEAN di Sesi Pleno KTT ke-47

MINGGU, 26 OKTOBER 2025 | 13:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan solidaritas di antara negara-negara anggota ASEAN dalam menghadapi tantangan global. 

Hal itu disampaikan dalam sesi pleno KTT ke-47 ASEAN yang digelar di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, pada Minggu, 26 Oktober 2025.

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo duduk berdampingan dengan Perdana Menteri Laos Sonexay Siphandone di sisi kiri dan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet di sisi kanan. 


Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, selaku tuan rumah KTT tahun ini.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa semangat persatuan ASEAN harus tercermin dalam kerja sama ekonomi yang konkret dan terarah. 

“Persatuan ASEAN juga harus tercermin dalam koordinasi, integrasi, dan transformasi ekonomi yang lebih kuat untuk menghadapi guncangan eksternal dan ketidakpastian di masa depan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti pentingnya memperkuat kerja sama perdagangan dan digitalisasi ekonomi. 

Ia menekankan perlunya inisiatif baru di bidang perdagangan barang, pembaruan ASEAN-China Free Trade Agreement (FTA), serta pengembangan kerangka ekonomi digital kawasan yang adaptif terhadap perubahan global.

“Kita akan terus menegaskan peran ASEAN sebagai penggerak pertumbuhan dan pusat inovasi serta peluang,” ucap Prabowo menambahkan.

Presiden menutup pernyataannya dengan seruan agar ASEAN memimpin dengan visi dan tujuan yang jelas di tengah dunia yang tidak pasti. 

“Menghadapi ketidakpastian global, mari kita memimpin dengan tujuan. Bukan hanya untuk kawasan kita, tetapi untuk dunia yang lebih stabil, adil, dan inklusif,” pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya