Berita

Menhan Pakistan, Khawaja Muhammad Asif (Foto: Arab News)

Dunia

Pakistan Ultimatum Afghanistan: Gagal Damai, Siap Perang

MINGGU, 26 OKTOBER 2025 | 09:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Muhammad Asif, memperingatkan kemungkinan terjadinya perang terbuka dengan Afghanistan jika pembicaraan damai yang digelar di Istanbul gagal mencapai kesepakatan. 

Pernyataan itu disampaikan setelah kedua negara sempat menyetujui gencatan senjata usai bentrokan mematikan di perbatasan.

“Kami memiliki opsi, jika tidak ada kesepakatan yang dicapai, maka akan terjadi perang terbuka dengan mereka,” kata Asif dalam siaran televisi dari Pakistan, seperti dikutip dari New Arab, Minggu, 26 Oktober 2025. 


 “Namun saya melihat mereka (Afghanistan) juga menginginkan perdamaian,” tambahnya.

Asif mengatakan, sejak kesepakatan gencatan senjata diberlakukan beberapa hari lalu, situasi di perbatasan relatif tenang. 

“Sudah empat sampai lima hari tidak ada insiden. Kedua pihak sejauh ini mematuhi gencatan senjata,” ujarnya.

Pertemuan di Istanbul yang dimulai Sabtu, 25 Oktober 2025 dan dijadwalkan berlanjut hingga Minggu ini menjadi upaya terbaru kedua negara untuk mencegah kekerasan kembali meletus. 

Ketegangan di perbatasan meningkat sejak awal bulan ini setelah Islamabad menuntut Taliban menindak kelompok militan yang menyerang wilayah Pakistan dari Afghanistan. 

Sebagai balasan, Pakistan melancarkan serangan udara lintas batas yang menewaskan puluhan orang di kedua pihak.

Insiden itu memicu penutupan sejumlah pos lintas batas utama yang hingga kini masih ditutup. Pakistan menuduh pemerintah Taliban melindungi kelompok militan yang menyerang pasukan Pakistan, sementara Taliban membantah tuduhan tersebut.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Sempat Kaget, Legislator Golkar Bersyukur Budi Arie Klarifikasi dan Minta Maaf

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:20

KPK Tahan Gatot Heroe Hernanda, Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:10

DPRD Siap Bongkar Oknum Parpol dan Ormas Minta Jatah Proyek SD Rembang

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05

Netflix Umumkan Pemeran Baru One Piece Season 3, Siap Hidupkan Kisah Battle of Alabasta

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:53

Bank Berwenang Menunda Transaksi Sesuai UU TPPU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:52

Daftar 6 Perusahaan di Kalimantan Disanksi Kemenhut Buntut Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49

Unhan Terbitkan Edaran Penggunaan Hijab bagi Kadet Putri Muslim

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:44

Diduga Terima Mobil hingga Rumah Mewah, Anggota DPRD Kota Bengkulu Diselidiki KPK

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:37

Pertamina Eco RunFest 2026, Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:27

Lolly Suhenty: Kerja Kehumasan Bawaslu Menjaga Halaman Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:26

Selengkapnya