Berita

Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Presiden Prabowo Dorong Kebangkitan Koperasi untuk Wujudkan Ekonomi Pancasila

MINGGU, 26 OKTOBER 2025 | 07:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Koperasi mencatatkan capaian strategis  yang telah dilakukan dalam periode 1 tahun era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Di luar dari program Koperasi Desa/ Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih, Kementerian yang dikomandani Ferry Juliantono itu juga fokus terhadap beberapa program unggulan. 

Salah satu capaiannya adalah keberhasilan menyatukan dualisme organisasi Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin). Dengan bersatunya Dekopin diharapkan dapat mengakselerasi gerakan koperasi nasional untuk kembali menjadi Soko Guru Perekonomian Nasional.


"Kami punya 16 program kerja di mana sebagian sudah dilaksanakan dan sebagian lainnya sedang atau belum dilaksanakan," kata Ferry Juliantono lewat keterangan resminya, dikutip redaksi Minggu, 26 Oktober 2025.

Menkop menyatakan akan terus berupaya maksimal untuk melaksanakan beberapa program prioritas yang ditetapkan seperti hilirisasi produk sawit melalui Koperasi, Pendirian Bank Khusus Koperasi, fasilitasi pendirian koperasi bagi ojek online hingga revitalisasi Institut Koperasi Indonesia (IKOPIN) sebagai pusat pencetak kader gerakan koperasi yang profesional.

“Kami ingin Institut Koperasi Indonesia kembali menjadi tempat lahirnya para penggerak koperasi yang tangguh dan adaptif terhadap tantangan zaman,” katanya.

Ferry menegaskan kembali bahwa Koperasi harus bangkit untuk menciptakan sistem ekonomi yang berkeadilan. Selama ini sistem ekonomi lebih condong ke neoliberal sehingga seluruh mekanisme perdagangan diserahkan ke pasar bebas.

"Baru kali ini ada Presiden punya political will yang sangat besar terkait koperasi, beliau (Prabowo Subianto) punya keinginan besar untuk mengembalikan ideologi ekonomi Pancasila," tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya