Berita

Pendiri Majelis Ta'lim Sabilu Taubah, Iqdam Kholid atau karib disapa Gus Iqdam dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar dalam rangkaian HUT Ke-61 Partai Golkar. (Foto: Istimewa)

Politik

HUT Ke-61

Gus Iqdam Kagum Satkar Ulama Golkar Gelar Maulid Akbar

SABTU, 25 OKTOBER 2025 | 22:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pendiri Majelis Ta'lim Sabilu Taubah, Iqdam Kholid atau karib disapa Gus Iqdam mengapresiasi penyelenggaraan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan ormas Satkar Ulama Indonesia dalam rangkaian HUT Ke-61 Partai Golkar. 

Selain bernuansa relijius, acara yang dihadiri hampir 10 ribu jamaah dari seluruh Indonesia yang memadati Jakarta Velodrome International itu juga menanamkan rasa kecintaan kepada Rasulullah.

"Bagi saya, acara Maulid yang diselenggarakan Partai Golkar ini sangat luar biasa. Partai besar seperti Golkar mengadakan kegiatan relijius seperti ini," kata Gus Iqdam dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar dalam rangkaian HUT Ke-61 Partai Golkar di Jakarta Velodrome International, Jakarta Timur, Sabtu 25 Oktober 2025.


Gus Iqdam juga mendoakan Partai Golkar yang di usianya ke-61, makin dicintai dan dipercaya oleh rakyat Indonesia.

"Semoga Partai Golkar menjadi partai yang diridhoi Allah SWT," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengatakan penyelenggaraan Maulid Nabi Muhammad SAW bersamaan dengan penyelenggaraan HUT Ke-61 Partai Golkar. 

Menurut Bahlil, keluarga besar Partai Golkar ingin meneladani sifat Rasulullah terutama dalam menjalankan roda organisasi yakni, shiddiq (jujur), amanah (terpercaya), tabligh (komunikatif) dan fathonah (cerdas).

"Karena kalau partai tidak cerdas dan komunikatif, maka saya pikir itu ada ruang yang tersumbat untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. Partai Golkar hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya