Berita

(Foto: Dok. Nasdem)

Politik

Nasdem Lawan Silent Killer Lewat Layanan Kesehatan Gratis

SABTU, 25 OKTOBER 2025 | 16:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Nasdem kembali menunjukkan komitmennya terhadap politik kemanusiaan. Melalui kegiatan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis, Nasdem mengajak masyarakat untuk peduli pada kesehatan diri sejak dini. 

Program yang dimotori oleh Badan Prokes Nasdem dan Bidang Kesehatan DPP Nasdem ini terbuka untuk khalayak luas dan meliputi pemeriksaan gula darah, kolesterol, serta asam urat, tiga penyakit metabolik yang kini menjadi ancaman nyata bagi generasi muda Indonesia.

“Dulu itu dikenal sebagai penyakit orang tua. Kini justru banyak diderita kalangan muda produktif akibat pola hidup yang tidak sehat, terlalu banyak minuman manis, makanan cepat saji, dan kurang bergerak,” ujar Wakil Ketua Umum Nasdem Saan Mustopa, saat membuka aksi cek kesehatan dan pengobatan gratis, di Nasdem Tower, Jakarta, Sabtu 25 Oktober 2025.


Data International Diabetes Federation (IDF) menunjukkan, lebih dari 20 juta orang Indonesia hidup dengan diabetes, dan tren peningkatannya kini paling cepat terjadi di usia 20?"40 tahun.

Kementerian Kesehatan juga mencatat, 35 persen masyarakat usia produktif memiliki kadar kolesterol tinggi, dan hampir 1 dari 5 orang muda sudah menunjukkan tanda-tanda pra-diabetes.

Ketua Umum Prokes Nasdem dr. Cashtry Meher,  mengatakan, data Kementerian Kesehatan menunjukkan lebih dari 70 persen rakyat Indonesia belum pernah memeriksakan kesehatannya secara rutin. 

"Padahal tiga dari lima penyebab kematian terbesar yaitu hipertensi, diabetes, jantung, bisa dicegah bila dideteksi lebih dini," pungkasnya.

Aksi kemanusiaan ini sebagai salah satu rangkaian HUT ke-14 Partai Nasdem Kemanusiaan Partai Nasdem "Konsisten Membawa Arus Perubahan", yang juga digelar di berbagai DPW di berbagai wilayah.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya