Berita

Kantor lama Danantara di Menteng, Jakarta Pusat (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Danantara Konfirmasi Rencana Konsolidasi Manajer Investasi Anak Usaha Himbara

SABTU, 25 OKTOBER 2025 | 15:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kabar mengenai rencana penggabungan (merger) perusahaan pengelola aset atau manajer investasi (MI) milik bank-bank BUMN anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) semakin santer terdengar. Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) akhirnya angkat bicara mengenai isu ini.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir tidak memberikan rincian spesifik mengenai kabar merger MI milik BRI, Bank Mandiri, dan BNI. Namun, ia memastikan bahwa pengumuman resmi akan dibuat jika rencana tersebut sudah final.

"Kalau soal nantinya ada merger atau apa, nanti pasti akan kami sampaikan kalau sudah official," ujar Pandu di Jakarta, dikutip Sabtu 25 Oktober 2025.


Secara garis besar, Pandu membenarkan bahwa tujuan utama dari rencana konsolidasi ini adalah untuk memperkuat kinerja dan efisiensi perusahaan pelat merah. 

"Semua kalau mau gabung-gabung itu untuk membuat perusahaan makin efisien, makin kuat. Sudah, pasti," tegasnya.

Rencana ini mencuat setelah beredar kabar bahwa Danantara akan menggabungkan PT BRI Manajemen Investasi, PT Mandiri Manajemen Investasi, dan PT BNI Asset Management. Jika terwujud, penggabungan ini diperkirakan akan menciptakan entitas dengan aset kelolaan mencapai 8 miliar Dolar AS atau sekitar Rp132,77 triliun.

Langkah konsolidasi ini sejalan dengan upaya Danantara sebelumnya, seperti rencana penggabungan perusahaan asuransi dan reasuransi BUMN dari 15 entitas menjadi hanya 3 perusahaan. Tujuannya selalu sama: menciptakan perusahaan BUMN yang lebih kuat dan kompetitif.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya