Berita

Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin (Foto: Kemenag)

Nusantara

Kemenag Pastikan Transisi Aset ke Kementerian Haji Berjalan Mulus

SABTU, 25 OKTOBER 2025 | 09:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah menandai era baru dalam pengelolaan ibadah haji nasional. Kementerian Agama (Kemenag), sebagai pihak yang selama ini bertanggung jawab, menyatakan dukungan penuh terhadap transisi ini, termasuk perpindahan aset dan sumber daya manusia (SDM).

Sekretaris Jenderal Kemenag sekaligus Ketua Tim Transisi, Kamaruddin Amin, memastikan proses peralihan aset haji akan berjalan lancar tanpa kendala signifikan.

"Insya Allah tidak ada kendala yang signifikan. Kemenag sepenuhnya mendukung Kementerian Haji dan transisi ini harus disukseskan," ujar Kamaruddin di Jakarta, Jumat 24 Oktober 2025. Ia mengakui kompleksitas pengalihan aset yang besar, tetapi menjamin semuanya akan sesuai harapan.


Dasar hukum peralihan aset ini sudah kuat, merujuk pada Undang-undang No. 14 Tahun 2025 yang telah ditandatangani Presiden sejak 4 September 2025. Kamaruddin Amin menyebut prosesnya akan melibatkan surat-surat dan Kementerian Keuangan, namun dipastikan akan selesai secepat mungkin.

Kamaruddin Amin juga menegaskan bahwa aktivitas transisi ini sama sekali tidak akan mengganggu persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026. 

"Harusnya tidak (mengganggu). Proses haji terus berjalan dan Kemenag lagi-lagi sepenuhnya akan membantu," jelasnya.

Saat ini, selain aset, proses peralihan SDM juga tengah berlangsung. Kemenag siap memindahkan pegawai yang selama ini mengurus haji, sebab mereka yang paling paham teknis di lapangan.

Mekanisme peralihan ini didukung penuh Kemenag. "Satu hal yang pasti kita bersama-sama mendukung penyelenggaraan haji tidak boleh gagal, harus lebih baik dari kemarin-kemarin. Karena ini sudah dikelola langsung oleh Menteri yang khusus mengurus haji," tutup Kamaruddin Amin.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya