Berita

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. (Foto: Antara)

Politik

Delapan Menteri Teknis Berkinerja Buruk, Raja Juli Nomor Dua

JUMAT, 24 OKTOBER 2025 | 22:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni termasuk menteri yang dianggap berkinerja buruk di Kabinet Merah Putih. Hal ini berdasarkan hasil survei Public Research on Governance (Prolog), lembaga riset, sigi, dan advokasi yang berfokus pada peningkatan transparansi dan akuntabilitas di sektor publik maupun privat.

Survei dilakukan Prolog pada 7-14 Oktober 2025 melibatkan 1.600 responden yang merupakan Warga Negara Indonesia berumur 17 tahun ke atas di 38 provinsi. Survei menggunakan metode multistage stratified random sampling dengan margin of error ±2,5% pada tingkat kepercayaan 95%.

Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dan telepon dengan quality control 20%. Sampel diverifikasi ulang secara acak dengan error rate kurang 2%.


Hasil survei memotret delapan menteri teknis masuk kluster dengan tingkat kepuasaan kinerja rendah atau buruk, 22 menteri kluster sedang atau menengah, dan 11 menteri masuk kluster baik atau tinggi. Masuk kluster buruk, Raja Juli yang juga Sekjen Partai Solidaritas Indonesia menempati urutan kedua dengan skor 59.7, di atas Menteri HAM Natalius Pigai dengan skor 58.4.

Berikut skor tingkat kepuasan menteri dengan kinerja buruk berdasarkan hasil survei Prolog yang dirilis pada Jumat, 24 Agustus 2025.

1. Menteri HAM Natalius Pigai (58.4)
2. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (59.7)
3. Menteri Perumahan dan Kawasan PermukimanMaruarar Sirait (61.0)
4. Menteri Pariwisata Widyanti Putri (61.7)
5. Menteri UMKM Maman Abdurrahman (62.2)
6. Menteri Perhubungan Dody Purwagandhi (63.0)
7. Menteri ATR/BPN Nusron Wahid (63.7)
8. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir (64.2).

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya