Berita

Ilustrasi cuaca panas di Jakarta. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Nusantara

Ini Antisipasi Pemprov DKI Hadapi Panas Ekstrem

JUMAT, 24 OKTOBER 2025 | 21:48 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta merespons kekhawatiran masyarakat terhadap fenomena panas ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi suhu yang lebih panas dari biasanya merupakan kombinasi antara dampak perubahan iklim global dan pengaruh lokal, seperti kepadatan aktivitas perkotaan serta berkurangnya ruang hijau.

Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, pihaknya tengah mempercepat langkah adaptasi dan mitigasi iklim melalui berbagai program lingkungan. Upaya tersebut antara lain perluasan ruang terbuka hijau, penanaman pohon di wilayah padat penduduk, serta pengendalian emisi dari transportasi dan industri.


“Jakarta tidak boleh hanya bereaksi setelah dampak terasa. Kami ingin menjadi kota yang tangguh, yang responsif terhadap perubahan iklim sekaligus berkomitmen menjaga keberlanjutan,” kata Asep di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat 24 Oktober 2025.

Asep menegaskan, Pemprov DKI Jakarta akan terus bekerja secara ilmiah, transparan, dan kolaboratif untuk melindungi lingkungan serta kesehatan masyarakat.

Menurutnya, fenomena hujan mikroplastik dan panas ekstrem menjadi pengingat bahwa perubahan perilaku kolektif dan kebijakan berkelanjutan merupakan keharusan, bukan pilihan.

“Jakarta harus menjadi contoh kota besar yang sigap menghadapi tantangan lingkungan dan berani berinovasi untuk keberlanjutan,” tutup Asep.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya