Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa: Saham Sektor Energi Melambung 2,7 Persen

JUMAT, 24 OKTOBER 2025 | 08:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa menguat dan mencetak rekor tertinggi baru. Penguatan ini didorong oleh lonjakan saham energi setelah Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap Rusia. Investor juga mencermati laporan keuangan kuartalan perusahaan Eropa.

Indeks pan-Eropa STOXX 600 menguat 0,37 persen atau 2,14 poin menjadi 574,43, menjadi level tertinggi sepanjang masa, pada perdagangan Kamis 23 Oktober 2025 waktu setempat. 

Dari emiten STOXX 600 yang telah merilis laporan keuangan, 50 persen melampaui ekspektasi analis, di bawah rata-rata historis.


Bursa regional utama juga menghijau. Indeks DAX Jerman menguat 0,23 persen atau 56,66 poin menjadi 24.207,79.  FTSE 100 Inggris meningkat 0,67 persen atau 63,57 poin ke posisi 9.578,57. CAC Prancis bertambah 0,23 persen menjadi 8.225,78.

Sektor energi menjadi pendorong utama dengan lonjakan 2,7 persen, mencatat sesi terbaik sejak pertengahan April. Kenaikan itu sejalan dengan harga minyak yang melesat 5 persen, setelah Washington memberlakukan sanksi terhadap perusahaan minyak utama Rusia, termasuk Rosneft dan Lukoil, di tengah eskalasi perang Moskow dengan Ukraina.

Sektor barang mewah melonjak 1,2 persen. Saham Kering memimpin kenaikan, melambung 8,7 persen setelah pemilik merek Gucci itu melaporkan penurunan penjualan yang lebih kecil dari perkiraan analis.

Di Swiss, bursa ekuitas melemah 0,4 persen, dibebani kejatuhan 3,2 persen saham Roche setelah penjualan obat baru untuk penyakit mata dan hemofilia tidak memenuhi ekspektasi pasar.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya