Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

Pengelolaan Anggaran Anak Usaha Jakpro Perlu Transparansi

JUMAT, 24 OKTOBER 2025 | 05:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Jakarta OSES Energi (PT JOE) yang juga merupakan anak usaha dari Jakarta Propertindo sedang menjadi sorotan tajam. Beberapa pihak memberikan kritik dalam hal pengelolaan anggaran dari perusahaan yang juga termasuk dalam BUMD.

Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi, membeberkan bahwa sejak tahun 2018 hingga 2022, PT JOE memperoleh total pendapatan sebesar Rp224.004.787.406 dari net cash distribution hasil bagi produksi WK SES.

“Kami meminta auditor negara segera melakukan audit menyeluruh terhadap dugaan kebocoran anggaran pada PT JOE,” kata Uchok dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis malam, 23 Oktober 2025.


Sementara itu, organisasi Pemuda Pelopor Kedaulatan Bangsa (PPKB) menilai ada penyimpangan, bahkan dugaan korupsi dalam tata kelola dana CSR PT JOE. 

Ketua Umum PPKB, Pieter Febrian meminta agar pengelolaan dana CSR dibuka secara transparan ke publik.

?“Kami melihat ada indikasi dana CSR dijadikan bancakan kelompok elite yang bermain di balik layar. CSR bukan alat politik, bukan proyek pencitraan, dan bukan sumber keuntungan pribadi segelintir pejabat. Kami minta semua dibuka ke publik tanpa tedeng aling-aling,” ujar Pieter.

Ia menegaskan bahwa pada hakikatnya dana CSR adalah hak rakyat yang tidak boleh dikorupsi. Bahkan ia berkomitmen apabila transparansi pengelolaan dana CSR tidak kunjung dilakukan, maka mereka akan menempuh jalur hukum.

?“Kami tidak akan diam. Kalau PT JOE dan Jakpro masih menutup-nutupi data, kami akan bawa persoalan ini ke ranah hukum dan menggerakkan aksi publik besar-besaran. Dana CSR adalah hak rakyat yang tidak boleh dikorupsi, bukan milik segelintir elite,” tandasnya.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya