Berita

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf memimpin audiensi bersama sejumlah kepala daerah di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis, 23 Oktober 2025. (Foto: Dok. Kemensos)

Politik

Gus Ipul Ajak Pemda Hidupkan Kembali Puskesos

KAMIS, 23 OKTOBER 2025 | 22:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Para kepala daerah diminta menghidupkan kembali Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) hingga tingkat desa atau kelurahan. Penagasan tersebut disampaikan Menteri Sosial, Saifullah Yusuf mengingat Puskesos berperan penting sebagai ujung tombak layanan sosial dan pemutakhiran data.

"Saya mohon bupati dan walikota pulang dari sini menghidupkan Puskesos di kelurahan maupun di desa masing-masing. Nanti kita bisa kerja sama, kita kasih operator terhubung dengan SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation)," kata Mensos didampingi Wamensos Agus Jabo Priyono saat audiensi bersama sejumlah kepala daerah di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis, 23 Oktober 2025.

Data Kemensos, dari total 80 ribu desa hanya 6 ribu desa yang masih memiliki Puskesos. Bahkan dari 6 ribu desa, hanya sekitar 600 Puskesos yang masih berjalan. Salah satunya Puskesos Margakaya Istimewa di Karawang, Jawa Barat. 


Mensos menambahkan, ke depan sistem informasi Kemensos akan diintegrasikan dengan Puskesos untuk meningkatkan kualitas layanan dan konsolidasi data di lapangan, termasuk memastikan program bantuan sosial dan pemberdayaan tepat sasaran.

"Jika telah memiliki operator dan terhubung dengan kami, maka data penerima bantuan sosial akan dapat dilihat secara real-time," tegas sosok yang akrab disapa Gus Ipul ini.

Selain Puskesos, Gus Ipul juga mengajak para kepala daerah menyamakan frekuensi dalam menyukseskan program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto, terutama terkait program peningkatan kesejahteraan sosial.

Kebijakan lain yang perlu dikawal para kepala daerah adalah Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) yang akan dicairkan untuk bulan Oktober, November dan Desember 2025, termasuk program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo.

"Bapak-ibu sekalian, bupati, walikota lewat Kadinsos ini ikut mengawal ke depan. Mari kita akuratkan data ini sehingga pembagian-pembagian atau alokasi bansos dan dalam rangka pelindungan dan jaminan sosial bisa lebih tepat sasaran," pungkasnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya