Berita

Konvensyen Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke-23 resmi dibuka di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis malam, 23 Oktober 2025. (Foto: RMOL/Abdul Rouf)

Politik

Konvensyen Dunia Melayu Dunia Islam ke-23 Resmi Dibuka

KAMIS, 23 OKTOBER 2025 | 20:01 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Konvensyen Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke-23 resmi dibuka di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis malam, 23 Oktober 2025.

Acara dihadiri para tokoh Melayu dan Islam dari 23 negara, dengan semangat membangkitkan kembali kejayaan peradaban Melayu.

Ketua DPD RI sekaligus Ketua Dewan Penasihat DMDI Indonesia, Sultan B. Najamudin, memimpin langsung jalannya pembukaan. 


Turut hadir Presiden DMDI Dunia, Dr. Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam dari Malaka, Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Wakil ketua DPD RI Tamsil Linrung, Ketua Umum DMDI Datuk Said Aldi, dan Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Mahfud MD.

Sultan B. Najamudin menegaskan bahwa konvensi ini menjadi momentum kebangkitan identitas dan sejarah besar Melayu.

“Kita ingin sejarah kebesaran Melayu kembali diangkat. DMDI akan menjadi wadah untuk menyatukan seluruh rumpun Melayu dari 23 negara di dunia,” kata Sultan.

Acara malam ini juga menjadi ajang silaturahmi antar perwakilan DMDI dari seluruh Indonesia dan mancanegara, menjelang pembukaan resmi di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Jumat, 24 Oktober 2025.

Sementara itu, Presiden DMDI Dunia, Dr. Mohd Ali Rustam, menilai Indonesia memiliki peran penting dalam menguatkan kembali jaringan Melayu-Islam global.

“Rumpun Melayu memiliki kekuatan besar. Kita mesti bersatu, berilmu, dan berteknologi agar tidak hanya menjadi penonton di dunia modern,” ujarnya.

Konvensyen DMDI ke-23 ini mengangkat tema penguatan budaya, pendidikan, dan solidaritas kemanusiaan antarbangsa Melayu-Islam, serta diharapkan menjadi platform global memperkuat kolaborasi lintas negara di masa depan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya