Berita

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDIP, Adian Napitupulu, menemui warga terdampak penutupan sementara tambang di Kecamatan Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang, Kabupaten Bogor. (Foto: Dokumen Pribadi)

Nusantara

Adian Napitupulu Kawal Aspirasi Warga Terdampak Penutupan Tambang di Bogor

KAMIS, 23 OKTOBER 2025 | 14:05 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDIP, Adian Napitupulu, turun langsung menemui warga terdampak penutupan sementara tambang di Kecamatan Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang, Kabupaten Bogor.

Didampingi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Doni Maradona Hutabarat, Adian menggelar dialog terbuka untuk menyerap aspirasi masyarakat yang terdampak secara sosial dan ekonomi akibat kebijakan tersebut di Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg.

Adian menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi warga melalui mekanisme resmi di DPR. Ia juga menekankan pentingnya langkah administratif agar persoalan tambang bisa dibahas secara formal di Senayan.


“Kalau bapak sudah mengirimkan surat ke Badan Aspirasi Masyarakat (BAM), kita bisa berkirim surat ke bagian Komisi terkait yaitu Komisi VII pertambangan," kata Adian dalam keterangan resminya, Kamis, 23 Oktober 2025.

Legislator PDIP ini juga menegaskan bahwa dirinya menunggu surat resmi dari masyarakat untuk dijadikan dasar perjuangan aspirasi di Senayan.

“Suratnya saya tunggu dari Aliansi Pemuda Cigudeg, Rumpin, Parungpanjang Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. Beserta dukungan warga masyarakat terdampak,” kata Adian.

Dalam pertemuan itu, warga secara bergantian menyampaikan keluhan mereka. Mereka menilai penutupan tambang telah menghambat roda ekonomi lokal dan memutus penghidupan ribuan keluarga yang selama ini bergantung pada sektor pertambangan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya