Berita

Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu, 22 Oktober 2025. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Supratman Senang Disuruh Prabowo Pakai Maung

RABU, 22 OKTOBER 2025 | 23:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Hukum (Kemenkum) menyambut baik arahan Presiden Prabowo Subianto kepada para pejabat negara untuk menggunakan mobil Maung dalam bertugas.

“Oh dengan senang hati,” kata Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu, 22 Oktober 2025. 

Terlebih, lanjut dia, mobil Maung MV3 Garuda Limousine adalah buatan dalam negeri dan menjadi kebanggaan anak bangsa. 


“Menggunakan produksi dalam negeri wajib. Buktinya saya tiap hari pakai batik,” kata Politikus Gerindra ini. 

Supratman mengaku belum menggunakan Maung MV3 Garuda Limousine. Namun, jika mobil maung tersebut diproduksi pihaknya siap menggunakannya sebagai kendaraan dinas.

“Belum dong, kan nanti lagi diproduksi kalau nanti kita diberi, jangankan, dibawa-bawa pun kalau itu produksi dalam negeri, kita pakai,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo  mengumumkan bahwa Indonesia akan memiliki mobil buatan dalam negeri dalam waktu 3 tahun mendatang. 

Ia menegaskan bahwa para pejabat negara dan perwira TNI kini telah mulai menggunakan jeep produksi nasional sebagai bentuk kebanggaan atas karya anak bangsa.

“Jadi sekarang pejabat-pejabat kita, perwira-perwira kita bangga kita tidak pakai jeep buatan negara lain. Kita pakai jeep buatan Indonesia sendiri,” ujarnya saat memberikan arahan di sidang kabinet paripurna setahun pemerintahannya, di Istana Negara, Jakarta, Senin 20 Oktober 2025. 

“Komandan pasukan kita, kalau naik kendaraan pimpin pasukan, dia bangga dia pakai jeep buatan Indonesia. Presidenmu pakai jeep buatan Indonesia,” lanjut Prabowo.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya