Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno (tengah) bersama Pandawara. (Foto: Tim Eddy Soeparno)

Politik

ICCF 2025

Eddy Soeparno Kolaborasi dengan Pandawara Hingga Walikota Bogor Atasi Krisis Sampah

RABU, 22 OKTOBER 2025 | 19:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rangkaian Acara Indonesia Climate Change Forum (ICCF) 2025 resmi dibuka oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol dan Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno. 

Salah satu sesi penting dalam rangkaian acara ICCF ini adalah Sesi Diskusi Panel tentang krisis sampah dan pemanfaatan waste to energy. Sesi ini akan dilaksanakan pada Kamis, 23 Oktober 2025. 

Disampaikan Eddy Soeparno, sesi ini dikhususkan untuk mendengarkan masukan berbagai pihak tentang penanganan krisis sampah yang saat ini menjadi isu lingkungan yang harus diselesaikan. 


“Saat ini dari 56 juta ton sampah yang dihasilkan, hanya 40 persen yang bisa terkelola. Karena itu kami akan mendengarkan masukan berbagai pihak tentang apa yang harus diselesaikan menghadapi ancaman krisis sampah,” kata Eddy kepada wartawan, Rabu 22 Oktober 2025.

Wakil Ketua Umum PAN ini mengatakan, ICCF akan menjadi titik temu bagi pegiat aksi membersihkan sampah, pengambil kebijakan hingga kepala daerah akan diskusi mencari solusi terbaik serta memperkuat kolaborasi. 

“Di Forum ICCF kami akan hadirkan Pandawara sebagai gerakan anak-anak muda, Walikota Bogor Dedie Rachim hingga pihak Danantara sebagai pihak yang nantinya akan menjadi bagian dari pendekatan teknologi waste to energy,” jelas Eddy. 

Harapannya, kata Eddy lagi, forum ini akan menghasilkan rekomendasi strategis dan rancangan kolaborasi sebagai bentuk dukungan terhadap inisiatif pemerintah menerapkan teknologi waste to energy seperti dalam Perpres Sampah 109/2025.

“Teknologi waste-to-energy yang memberikan dua manfaat sekaligus pertama, mengurangi tumpukan sampah yang signifikan dan kedua, menghasilkan sumber energi terbarukan,” demikian Eddy.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya