Berita

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Beri Perhatian Khusus pada Santri Lewat Ditjen Pesantren

RABU, 22 OKTOBER 2025 | 16:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menunjukkan perhatian besar terhadap dunia pesantren dengan memberikan restu pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pondok Pesantren di bawah Kementerian Agama. 

Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 22 Oktober 2025. 

Menurut Prasetyo, pembentukan Ditjen Pondok Pesantren berawal dari perhatian Presiden terhadap peristiwa runtuhnya bangunan di Pondok Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo, yang mengungkap pentingnya peningkatan pengawasan dan pembinaan terhadap lembaga pendidikan berbasis agama tersebut.


“Dari peristiwa itu kita mendapatkan fakta bahwa pemerintah perlu memberikan perhatian yang lebih kepada pondok-pondok pesantren, yang menurut data berjumlah kurang lebih 42 ribu pesantren di seluruh Indonesia,” ujar Prasetyo.

Ia menjelaskan, perhatian Presiden Prabowo terhadap pesantren mencakup tiga hal utama. Pertama, soal keamanan bangunan pondok pesantren yang banyak belum memenuhi standar teknis. 

Presiden pun telah memberi arahan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan asesmen terhadap kondisi fisik pesantren.

“Tidak hanya pondok pesantren, tetapi juga lembaga pendidikan berbasis agama lainnya, termasuk rumah ibadah seperti masjid, musala, gereja, dan lainnya harus dipastikan memenuhi standar teknis sipil keamanan minimal,” tegasnya.

Perhatian Presiden juga tertuju pada peningkatan kualitas pendidikan santri. Dengan jumlah santri mencapai sekitar 16 juta orang, Prabowo ingin agar mereka mendapat pendidikan yang tidak hanya fokus pada ilmu agama, tetapi juga dilengkapi dengan pengetahuan teknologi dan ekonomi.

“Harapannya, para santri memiliki bekal yang lengkap, tidak hanya dari sisi akhlak dan keagamaan, tetapi juga kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan ilmu ekonomi,” tuturnya.

Prasetyo menambahkan, Ditjen Pondok Pesantren juga akan memperkuat pengawasan dan pembinaan aktivitas non-akademik di lingkungan pesantren. Salah satunya melalui program pelatihan keterampilan teknis bagi santri di bidang konstruksi dan bangunan. 

“Atas petunjuk Bapak Presiden, pemerintah berencana membuat program melalui Kementerian PUPR untuk melatih para santri di bidang bangunan, konstruksi, maupun sipil. Harapannya, ketika ada pembangunan di pesantren, ada santri yang bisa terlibat dengan bekal ilmu yang memadai,” tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya