Berita

Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

Gubernur Papua Buka Ruang Dengarkan Aspirasi Rakyat

RABU, 22 OKTOBER 2025 | 05:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam semangat Kabinet Papua Cerah yang menempatkan rakyat sebagai pusat dari setiap kebijakan, Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri menyampaikan kabar gembira bagi seluruh masyarakat di Provinsi Papua.

Ia akan menyediakan waktu khusus untuk berjumpa langsung dengan masyarakat dan publik, sebagai bagian dari komitmen membangun pemerintahan yang terbuka, mendengar, dan tanggap terhadap suara rakyat.

Langkah ini menjadi wujud nyata kepemimpinan yang turun mendengar, menghadirkan pemerintah bukan hanya di atas meja kebijakan, tetapi juga di tengah kehidupan rakyat. Pemerintah Provinsi Papua ingin memastikan bahwa setiap aspirasi, kritik, dan harapan masyarakat menjadi bagian dari arah pembangunan Papua yang adil dan berkelanjutan.


“Pemerintah yang baik adalah pemerintah yang mau mendengar rakyatnya. Kita ingin agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi turut menjadi mitra aktif dalam mewujudkan Papua yang cerah, damai, dan sejahtera,” ujar Jubir Gubernur, M. Rifai Darus dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa malam, 21 Oktober 2025.

Lanjut dia, waktu dan mekanisme pelaksanaan pertemuan langsung antara Gubernur dan masyarakat akan diatur dan diumumkan secara resmi oleh Pemerintah Provinsi Papua dalam waktu dekat.

“Kehadiran ruang dialog ini diharapkan menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara pemerintah dan rakyat  membangun kepercayaan, menghidupkan partisipasi, dan memastikan bahwa pembangunan Papua benar-benar berakar dari suara rakyatnya sendiri,” jelasnya.

Langkah ini menegaskan bahwa visi Papua Cerah bukan hanya slogan, tetapi gerak bersama dari hati yang mau mendengar dan melayani, demi mewujudkan Tanah Papua yang damai, sejahtera, dan penuh kasih.


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya