Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Pertahanan

TNI Pastikan Gembong OPM Pegunungan Bintang Tewas

RABU, 22 OKTOBER 2025 | 00:55 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Operasi penindakan terhadap Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua kembali dilakukan oleh TNI. Kali ini Komando Operasi (Koops) Swasembada Papua melakukan serbuan Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan pada Minggu, 19 Oktober 2025.

Hasilnya, Panglima Kodap XV Ngalum Kupel bernama Lamek Alipky Taplo dipastikan TNI tewas.

Asintelter Koops Swasembada Papua Letkol Infanteri Renaldy menyampaikan bahwa operasi penyerbuan tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi intelijen soal adanya aktivitas kelompok bersenjata OPM di bawah pimpinan Lamek Taplo di Kiwirok.


Kelompok ini aktif meneror, memeras, dan mengintimidasi masyarakat sipil.

”Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemulihan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan negara, khususnya di Distrik Kiwirok,” kata Letkol Renaldy dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta pada Selasa, 21 Oktober 2025.

Pasca penyerbuan markas OPM, aparat keamanan gabungan dari TNI-Polri juga terus melakukan pengamanan dan patroli di sejumlah titik strategis dengan tujuan untuk mencegah potensi gangguan keamanan lain.

”Tewasnya Lamek Alipky Taplo merupakan pukulan telak bagi struktur OPM di wilayah Pegunungan Bintang dan juga merupakan tindakan nyata TNI dalam rangka menjamin keamanan masyarakat di perbatasan demi terciptanya Papua yang aman dan damai,” jelasnya.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya