Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Politik

Kepuasan Publik pada Gibran Jauh di Bawah Prabowo

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 22:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tingkat kepuasan publik terhadap Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka tercatat jauh lebih rendah dibanding terhadap Presiden Prabowo Subianto. 

Demikian antara lain dalam survei Indonesia Political Opinion (IPO) bertajuk “Satu Tahun Pemerintahan: Evaluasi dan Catatan Publik” di Tjikko Coffee, Jalan Ciasem, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 21 Oktober 2025.

"Dari sisi angka cenderung rendah, gabungan tren kepuasan hanya berada di angka 29%," kata Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah.


Dia menyebutkan, jumlah responden yang memberikan jawaban positif pada masa setahun Gibran menjabat berada di bawah 50 persen.

"Sementara yang menyatakan cukup 34%. Berbeda cukup mencolok dengan tingkat kepuasan pada Presiden Prabowo Subianto yang mencapai 86%," urainya.

Lebih lanjut, Dedi menegaskan tingkat kepuasan terhadap Gibran tidak berkaitan dengan uji persepsi publik pada kinerja sang Wapres.

"Mengingat dalam tata kelola pemerintahan, Wakil Presiden tidak memiliki kewenangan yang melekat atas jabatannya, kecuali karena tugas konstitusional yang diberikan oleh Presiden," tuturnya.

"Pertanyaan ini hanya mengukur seberapa puas publik dengan keberadaan Wakil Presiden Gibran dalam mendampingi Presiden Prabowo," demikian Dedi.

Survei IPO kali ini dilakukan pada 9 sampai 17 Oktober 2025 dengan jumlah responden 1.200 berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah. Responden tersebar secara proporsional di 38 provinsi Indonesia, dengan komposisi 41% warga kota dan 59% warga desa. 

Survei menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya