Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Facebook Prabowo Subianto)

Politik

81 Persen Publik Percaya Prabowo Mampu Memimpin Lebih Baik

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 19:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Setahun sudah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan. Berdasarkan hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO), 81 persen publik percaya Presiden Prabowo mampu memimpin negara lebih baik.

"Tahun pertama pemerintahan Prabowo Subianto ditandai oleh peningkatan kepercayaan, kepuasan, dan stabilitas nasional," kata Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah dalam rilis survei dan diskusi media di Jakarta, Selasa 21 Oktober 2025.

Dedi menjelaskan, sentimen positif Presiden Prabowo beriringan dengan target jangan pendeknya berhasil diaktualisasikan, bahkan dirasakan oleh masyarakat.


"Selain ekonomi dan politik, 77 persen publik menilai kondisi keamanan nasional aman dan terkendali, serta 80 persen menilai penegakan hukum baik," kata Dedi.

Lebih lanjut, Dedi menegaskan bahwa kinerja kabinet tidak bisa dilepaskan dari kepemimpinan Presiden Prabowo. Menurutnya, publik menilai arahan Prabowo jelas dan konsisten, sehingga koordinasi antar menteri berjalan efektif.

"Kepercayaan di atas 80 persen menjadi modal besar untuk melanjutkan program-program strategis di tahun kedua,” kata Dedi.

Survei IPO kali ini dilakukan pada 9–17 Oktober 2025, dengan jumlah responden yang dilibatkan sebanyak 1.200 responden berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah. Responden tersebar secara proporsional di 38 provinsi Indonesia, dengan komposisi 41% warga kota dan 59% warga desa. 

Survei menggunakan metode Stratified Multistage Random Sampling (SMRS) dengan margin of error ±2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya