Berita

Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat (PM) Abdul Muhaimin Iskandar mengecek Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sibolga.(Foto: Humas PKB)

Politik

Menko Imin Cek Standarisasi Produksi MBG

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 14:54 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat (PM) Abdul Muhaimin Iskandar menyambangi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sibolga di Jalan Zainul Basri Hutagalung, Aek Tolang, Kecamatan Pandan. 

Sosok yang akrab disapa Cak Imin itu mengecek standarisasi produksi Makan Bergizi Gratis (MBG).

"SPPG ini layak di contoh, standarisasi produksinya tepat waktu. Jadi tidak basi, makanannya pun masih baru," katanya, Selasa, 21 Oktober 2025.


Cak Imin yang juga Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP PKB) itu juga sempat mengecek dapur masak, tempat cuci basah, dan ruang pengemasan didamping Bupati Tapanuli Tengah (Tamteng) Masinton Pasaribu, ahli gizi dan Kepala SPPG. 

Ia sempat bertanya mengenai antisipasi bau tak sedap yang ditimbulkan dari sampah sisa masakan. 

"Para petugas di sini sangat paham mengenai mutu dan standar pemenuhan MBG," ujarnya. 

Menurut mantan Wakil Ketua DPR RI itu banyaknya makanan basi karena masaknya terlalu lama, masaknya tidak sesuai standar. 

"Kalau yang standar produsinya tepat waktu, makan yang di hasilkan juga baik," tuturrnya.

Cak Imin memastikan MBG yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto memiliki banyak manfaat.  Program ini langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan. 

"Kalaupun ada kekurangan itu karena ada penyelewengan. Penyelewengan ini yang harus di kontrol," ucapnya.

Untuk mencegah penyelewengan, ungkap Cak Imin, Kepala Kantor SPPG harus keras, disiplin dan bertanggungjawab. 

"Pegang kepercayaan yang sudah diberikan, mutu dan pelayanan harus menjadi yang utama," tutupnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya