Berita

Fotokopi ijazah Presiden ke-7 RI Jokowi Widodo alias Jokowi. (Foto: Istimewa)

Politik

Diaspora di Sydney Semangati Roy Suryo Cs Bongkar Ijazah Jokowi

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 13:34 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Upaya pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa, pakar telematika Roy Suryo, dan pakar forensik Rismon Sinaipar membongkar dugaan ijazah palsu  Joko Widodo alias Jokowi dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) panen dukungan.

Salah satunya disampaikan Ikhsan Zakir Katonde, Warga Negara Indonesia yang telah 37 tahun tinggal di Sydney, Australia.

Dukungan diaspora Indonesia tersebut disampikan melalui WhatsApp Messenger kepada Roy Suryo. 


"Dedikasi mereka mencerminkan semangat untuk menegakkan keadilan, kejujuran, dan integritas ilmiah demi kepentingan bangsa," kata Ikhsan dikutip Selasa 21 Oktober 2025.

Saat ini, kata Ikshan, masyarakat Indonesia menantikan kejujuran dari Joko Widodo, agar berani menyampaikan kebenaran yang sesungguhnya kepada publik. Kebenaran bukanlah sesuatu yang harus disembunyikan, melainkan fondasi utama kepercayaan rakyat kepada pemimpinnya.

"Kami juga menyampaikan harapan besar kepada Presiden Prabowo Subianto untuk memerintahkan aparat dan lembaga terkait agar segera menyelesaikan kasus ini secara tuntas, jujur, dan terbuka," kata Ikhsan.

Menurut Ikhsan, hanya dengan keterbukaan dan keadilan, bangsa ini dapat melangkah maju dengan hati yang tenang dan keyakinan penuh pada masa depan yang lebih baik.

"Semoga perjuangan mereka dan harapan rakyat Indonesia mendapat tempat yang mulia dalam perjalanan sejarah bangsa," pungkas Ikhsan.

Ikhsan dikenal karena pernah mengantar Gibran Rakabuming Raka, Selvi Ananda, dan Jan Ethes berwisata di Sydney. Ia juga berani bersaksi bahwa Gibran hanya menempuh studi selama enam bulan di UTS-Insearch dan tidak lulus.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya