Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: RMOL)

Politik

Setahun Prabowo-Gibran, Komunikasi Pemerintah Mulai Dibenahi

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 09:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dalam satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, masalah komunikasi yang menjadi pekerjaan rumah mulai diperbaiki.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai, langkah-langkah seperti pembentukan Badan Komunikasi Pemerintah, pengangkatan Mensesneg Prasetyo Hadi menjadi salah satu juru bicara Prabowo, serta keterlibatan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam menyampaikan program-program pemerintah, menunjukkan upaya perbaikan.

"Hal itu membuktikan bahwa Prabowo sadar masalah-masalah prioritasnya dan mulai berbenah," kata Hensat, sapaan akrabnya, Selasa, 21 Oktober 2025.


Namunt, Dia menegaskan hasil nyata dari perbaikan ini belum terlihat signifikan. Meskipun ada optimisme yang dibangun, seperti melalui pidato Menteri Purbaya yang dinilai positif dan membangkitkan harapan, capaian konkret masih minim.

"Banyak yang bilang kalau dengar pidato Pak Purbaya, seolah bulan depan kita semua bisa menjadi kaya. Ini menumbuhkan optimisme, hanya saja memang kita lihat ini memang baru tahun pertama dan hasilnya belum banyak yang terlihat baik," tambahnya.

Terkait tingkat kepuasan masyarakat, Hensat membandingkan dengan awal kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang memiliki tingkat kesukaan tinggi sehingga kepuasan publik juga tinggi.

"Kalau Pak Jokowi, orang suka banyak di awal, makanya kepuasan juga tinggi. Sekarang, banyak penilaian publik yang harus dibereskan," katanya.

Hensat juga menyoroti kinerja menteri di bawah Prabowo, yang kini berjumlah 49 kementerian. Menurutnya, jumlah ini seharusnya mampu meningkatkan kepuasan masyarakat, namun evaluasi terus-menerus diperlukan.

"Pak Prabowo seperti manajer tim sepak bola. Reshuffle itu seperti ganti pemain, sedikit demi sedikit. Yang diharapkan masyarakat bukan reshuffle, tapi kehidupan yang lebih baik," ungkapnya.

"Tapi yang paling penting itu adalah bagaimana kinerja menterinya Pak Prabowo ini terus ditingkatkan, sesuai dengan keinginan Pak Prabowo untuk mensejahterakan Indonesia," pungkas Hensat.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya