Berita

Wakil Ketua Umum DPP KNPI Raden Umar. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

KNPI:

Negara Harus Berani Bongkar Oligarki Tata Kelola SDA

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 04:25 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Ketua Umum DPP KNPI Raden Umar menyoroti persoalan serius dalam tata kelola sumber daya alam (SDA) Indonesia yang dinilainya masih dikuasai oleh oligarki ekonomi dan praktik kartel. 

Hal ini ia sampaikan dalam Diskusi Publik Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Trilogi bertajuk “Reformasi Tata Kelola Sumber Daya Alam Menuju Indonesia Berdaulat” di Jakarta, Senin, 20 Oktober 2025.

Menurutnya, pengelolaan SDA tidak hanya soal ekonomi, tetapi juga menyangkut kedaulatan politik, sosial, dan masa depan bangsa.


“Mengelola kekayaan alam berarti mengelola masa depan bangsa. Namun, saat ini sistem ekonomi kita masih digerogoti oleh oligarki dan kartel SDA yang menumpuk keuntungan di segelintir tangan, sementara rakyat tetap menanggung kerusakan lingkungan dan ketimpangan sosial,” ujar Umar dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta.

Ia menjelaskan, oligarki SDA telah menciptakan struktur ekonomi yang tidak adil, di mana penguasaan izin, konsesi, dan kebijakan lebih berpihak kepada korporasi besar ketimbang masyarakat. Kondisi ini, kata dia, membuat negara kehilangan daya kendali atas kekayaannya sendiri.

“Inilah bentuk penjajahan baru dalam ekonomi. Negara harus berani membongkar struktur oligarkis dalam tata kelola SDA, karena tanpa keberanian politik, kedaulatan itu hanya slogan,” tegasnya.

Umar juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam pencabutan status Proyek Strategis Nasional (PSN) Pantai Indah Kapuk 2, yang dinilainya sebagai simbol keberanian negara menegakkan prinsip keadilan ekologis dan menentang dominasi ekonomi oligarki.

“Ketika negara menempatkan kepentingan publik dan lingkungan di atas kepentingan korporasi besar, di situlah kita mulai menapaki jalan menuju kedaulatan ekonomi nasional,” ucapnya.

Dalam paparannya, Raden menekankan pentingnya penegakan hukum yang tegas, transparansi data izin dan eksploitasi SDA, serta pemberdayaan masyarakat dan pemuda sebagai pelaku utama reformasi. 

Ia menegaskan bahwa pemuda harus menjadi garda moral dan intelektual dalam melawan oligarki SDA.

“Pemuda jangan hanya jadi penonton. Kita harus berani mengambil peran, mengorganisir masyarakat, menciptakan inovasi hijau, dan mengawal kebijakan publik agar berpihak pada rakyat,” imbuh dia.

Umar juga menegaskan bahwa reformasi tata kelola SDA adalah gerakan moral dan politik, bukan sekadar agenda teknokratis.

“Kedaulatan tidak diwariskan, tetapi diperjuangkan, termasuk dalam merebut kembali pengelolaan sumber daya alam dari cengkeraman oligarki dan kartel, mari pemuda-mahasiswa bersatu kita lawan mereka," pungkasnya.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya