Berita

Pengacara Kerry, Lingga Nugraha usai sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Senin, 20 Oktober 2025. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Hukum

Riza Chalid Diduga Punya Peran Memploting Direktur Pemasaran Pertamina

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 01:36 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Fakta baru muncul soal dugaan keterlibatan pengusaha minyak Mohammad Riza Chalid dan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan dalam menunjuk Hanung Budya Huktyanta menjadi Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina.

Hal ini juga berhubungan dengan kerja sama penyewaan Tangki Bahan Bakar Minyak (TBBM) Merak.

Hanung pun buka suara saat jadi saksi terhadap tiga terdakwa lainnya, yakni beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa Muhammad Kerry Adrianto Riza, Komisaris PT Navigator Khatulistiwa dan Komisaris PT Jenggala Maritim Dimas Werhaspati, serta Komisaris PT Jenggala Maritim sekaligus Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak (OTM) Gading Ramadhan Joedo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Senin malam, 20 Oktober 2025.


Saat sesi tanya jawab dalam persidangan lanjutan, Hanung menjawab pertanyaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Pada saat itu saya berpikir dan merasa bahwa Saudara Mohammad Riza Chalid ini yang saya tidak tahu pasti, hanya perasaan saya atau dugaan saya, memiliki peran, tanda petik mungkin, mendorong saya untuk menjabat sebagai Direktur Pemasaran dan Niaga. Tapi itu saja dugaan, Pak," kata Hanung kepada Jaksa.

Lalu, Jaksa pun mempertanyakan mengenai komunikasi Hanung dengan Karen beberapa hari sebelum dirinya menduduki jabatan direktur pemasaran dan niaga. 

"Ya, jadi saya agak lupa kapan. Tetapi sebelum saya resmi diangkat sebagai direktur pemasaran dan niaga, dalam satu acara saya kebetulan ada di situ dan ada Bu Karen, dia menyampaikan sebuah sinyal kurang lebih begini 'siap-siap ya sebentar lagi kamu akan dijadikan direktur pemasaran dan niaga',' ucap Hanung menirukan pernyataan Karen. 

Dari sini, Jaksa pun mempertanyakan kaitan pernyataan Karen tersebut dengan Riza Chalid. Pasalnya, dalam berita acara persidangan (BAP) Hanung ada keterkaitan antara pernyataan Karen itu dengan Riza Chalid. 

Hanung juga menekankan, kedekatan Riza Chalid dan Karen hanya dugaannya semata. 

"Apakah Saudara mengetahui adanya kedekatan Muhammad Riza Chalid dengan Karen?" tanya jaksa. 

"Saya tidak tahu pasti. Tetapi saya duga ada hubungan. Saya duga," kata Hanung. 

Pernyataan Hanung juga diperkuat dengan Komisaris PT Jenggala Maritim dan Dirut PT Orbit Terminal Merak, Gading Ramadhan Joedo yang sempat menanyakan kepada Hanung soal kontribusi Riza Chalid dalam jabatannya.

"Yang menjadikan Anda direktur apakah Pak MRC atau Pak IP (Irawan Prakoso)?" tanya Gading kepada Hanung. 

"Yang menjadikan saya direksi, Menteri BUMN," jawab Hanung. 

Usai persidangan, pengacara Kerry, Lingga Nugraha menyatakan, kesaksian Hanung dalam persidangan menjelaskan bila pengangkatan Hanung berdasarkan keputusan Direksi Pertamina.


Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya