Berita

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Rosmauli (tengah). (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

DJP Ingatkan Wajib Pajak segera Aktivasi Akun Coretax

SENIN, 20 OKTOBER 2025 | 22:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengingatkan wajib pajak segera melakukan aktivasi akun Coretax. Sebab tahun depan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak akan dilakukan melalui sistem baru ini.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Rosmauli menyebut pemerintah menargetkan jumlah pelaporan SPT 2025 bisa mencapai 14,5 juta wajib pajak, terdiri dari 13 juta orang pribadi dan 1,5 juta wajib pajak badan.

Namun demikian, hingga 20 Oktober 2025 tingkat aktivasi akun masih tergolong rendah.


“Dari target 14,5 juta wajib pajak yang diharapkan lapor SPT, sampai 20 Oktober yang sudah melakukan aktivasi akun wajib pajak sebanyak 2 juta atau 15 persen untuk orang pribadi. Sedangkan badan baru 500 ribu,” kata Rosmauli di Kantor DJP, Jakarta, Senin, 20 Oktober 2025.

Ia menegaskan, wajib pajak yang belum melakukan aktivasi akun tidak akan dapat mengakses sistem Coretax. 

Rosmauli juga mengingatkan agar proses aktivasi tidak berhenti di tahap awal. Wajib pajak perlu melanjutkan hingga memperoleh kode dan sertifikat elektronik agar bisa menandatangani dokumen secara digital.

“Tidak hanya sampai di aktivasi akun, tapi juga harus sampai tahap mendapat kode otorisasi dan sertifikat elektronik. Karena enggak akan bisa sign elektronik kalau tidak dapat kode otorisasi atau sertifikat elektronik,” tuturnya.

Sebelumnya Dirjen Pajak Bimo Wijayanto menyebut akan melakukan edukasi internal dan eksternal kepada wajib pajak agar dapat menjalankan transisi pelaporan melalui sistem baru. Untuk memperkuat persiapan teknis, DJP menyediakan simulator pelaporan SPT bagi wajib pajak badan.

“Kami sudah mempersiapkan simulator untuk operasional, kami akan stress test bulan ini, 20 ribu karyawan internal di dalam waktu yang bersamaan,” tegasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya